banner 728x90
Berita

UGM Tanggapi Jokowi Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Begini Pernyataan Resminya

×

UGM Tanggapi Jokowi Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Begini Pernyataan Resminya

Sebarkan artikel ini
Universitas Gadjah Mada (UGM). (ANTARA FOTO)

YOGYAKARTA,- Universitas Gadjah Mada (UGM) akhirnya memberikan tanggapan terkait langkah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), yang menunjukkan ijazah sarjananya dalam persidangan kasus dugaan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah palsu di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur.

Juru Bicara UGM, I Made Andi Arsana, menyampaikan bahwa pihak kampus menghormati proses hukum yang saat ini masih berlangsung. UGM juga mengaku telah menjalankan perannya dengan memberikan bukti-bukti yang diperlukan dalam perkara tersebut.

“UGM menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan telah melakukan peran sebagaimana mestinya, termasuk memberikan bukti-bukti yang diperlukan,” kata Made Andi dalam keterangannya, Jumat (6/11/2026).

Ia mengatakan, hingga kini belum ada hal lain yang perlu disampaikan UGM kepada publik. Pihak kampus akan memberikan informasi apabila terdapat perkembangan baru dalam proses hukum tersebut.

“Sejauh ini tidak ada informasi yang perlu ditambahkan. Jika ada perkembangan yang perlu disampaikan, kami akan melakukannya pada kesempatan pertama,” ujarnya.

Made Andi juga menyampaikan apresiasi kepada media dan masyarakat yang terus mengikuti perkembangan perkara tersebut. Menurutnya, perhatian publik terhadap kasus ini menjadi bagian dari dinamika yang sedang berlangsung.

Sebelumnya, Jokowi hadir sebagai saksi dalam persidangan perkara dugaan pencemaran nama baik dengan terdakwa Roy Suryo di PN Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026).

Dalam persidangan itu, Jokowi menjelaskan riwayat pendidikannya mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Ia menyebut pernah menempuh pendidikan di SD Negeri 111 Surakarta, SMP Negeri 1 Surakarta, dan SMA Negeri 6 Surakarta.

Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, Jokowi melanjutkan kuliah di Fakultas Kehutanan UGM. Ia menyampaikan bahwa ujian skripsinya berlangsung pada 23 Oktober 1985 dan dinyatakan lulus dengan nilai A.

Adapun wisuda kelulusannya digelar pada 19 November 1985 di Gedung Purna Budaya Bulaksumur, Yogyakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi turut memperlihatkan ijazah dari tingkat SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi kepada pengunjung sidang. Ia juga menegaskan bahwa foto pria berkumis tipis dan berkacamata yang tercantum dalam ijazah S1 tersebut merupakan dirinya.***