banner 728x90
Berita

Listyo Sigit Diseret dalam Tudingan Dugaan Penyadapan Lingkungan Istana

×

Listyo Sigit Diseret dalam Tudingan Dugaan Penyadapan Lingkungan Istana

Sebarkan artikel ini
Mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo. (ANTARA/HO-Humas Mabes Polri)

JAKARTA,- Kabar dugaan penangkapan sejumlah jenderal Polri menjadi sorotan. Isu ini turut menyeret nama mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo dalam tudingan dugaan penyadapan Istana Negara.

Informasi yang beredar menyebut sejumlah jenderal diamankan oleh personel Brimob. Mereka dikabarkan dibawa ke Markas Komando (Mako) Brimob, Kelapa Dua, Depok.

Di tengah kabar tersebut, muncul tudingan adanya perintah penyadapan terhadap lingkungan Istana. Aksi itu disebut melibatkan jaringan mantan perwira tinggi dan sejumlah personel di Mabes Polri.

Salah satu pernyataan yang beredar bahkan menyinggung sosok mantan penguasa yang diduga masih berupaya mempertahankan pengaruh dan kekuasaannya.

“Sang mantan penguasa yang syahwat kuasanya melebihi kepantasan perintahkan para mantan inspektur vijay dan jaringan Mabes menyadap Istana. Kena tangkap deh, ngeri banget mainnya ya?” demikian bunyi pernyataan.

Pernyataan itu kemudian dikaitkan dengan nama Listyo Sigit Prabowo. Namun, hingga Selasa (3/11/2026), belum ada bukti maupun keterangan resmi yang membenarkan tudingan tersebut.

Sementara itu, Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir belum memberikan penjelasan substantif mengenai kabar diamankannya sejumlah perwira tinggi tersebut.

Saat ditemui wartawan dalam konferensi pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Isir mengaku memahami keingintahuan awak media terhadap isu yang berkembang.

“Saya paham rekan-rekan lagi (kasak-kusuk membicarakan sesuatu),” ujar Isir sambil tersenyum.

Ia kemudian menyampaikan bahwa informasi lebih lanjut kemungkinan akan disampaikan dalam waktu dekat.

“Nanti ada saatnya, ya. Mungkin ndak lama lagi, ya. Oke, makasih ya,” katanya.

Meski demikian, pernyataan Isir belum menjadi konfirmasi adanya penangkapan terhadap sejumlah jenderal. Identitas, jumlah perwira, serta perkara yang diduga ditangani juga belum diumumkan secara resmi.

Kabar tersebut semakin menjadi perhatian setelah sejumlah wartawan mengaku melihat personel Brimob mendatangi kawasan Mabes Polri sejak sore hingga malam hari sebelumnya.

Kehadiran personel Brimob itu memunculkan spekulasi mengenai kemungkinan adanya operasi internal di lingkungan kepolisian. Namun, belum ada penjelasan resmi mengenai tujuan kedatangan mereka.

Selain tudingan penyadapan Istana yang menyeret nama Listyo Sigit, beredar pula spekulasi mengenai dugaan perkara lain yang berkaitan dengan sejumlah jenderal. Isu tersebut di antaranya menyangkut judi online dan dugaan korupsi.

Namun, berbagai informasi tersebut masih belum terkonfirmasi. Belum diketahui secara pasti siapa saja perwira yang diduga diamankan maupun perkara yang sedang ditangani.

Apabila dugaan penyadapan Istana benar menjadi bagian dari perkara yang diusut, persoalan tersebut dapat menyangkut seriusnya penggunaan kewenangan aparat dan pengawasan terhadap institusi keamanan negara.

Hingga kini, publik masih menunggu penjelasan resmi dari Polri. Karena itu, kabar penangkapan sejumlah jenderal maupun tudingan terhadap Listyo Sigit harus tetap diposisikan sebagai dugaan yang belum terbukti kebenarannya.***