banner 728x90
Daerah

Truk Lepas Kendali di Probolinggo, Tabrakan Beruntun Berujung 4 Korban Jiwa

×

Truk Lepas Kendali di Probolinggo, Tabrakan Beruntun Berujung 4 Korban Jiwa

Sebarkan artikel ini
Kecelakaan lalu lintas beruntun di jalan raya Probolinggo-Lumajang./ Foto: Istimewa

PROBOLINGGO,- Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan lima kendaraan terjadi di Jalan raya Lumajang, tepatnya di Desa Malasan Wetan, Kecamatan Tegalsiwalan, Sabtu (18/4/2026) malam sekitar pukul 23.30 WIB.

Insiden tragis tersebut mengakibatkan empat orang meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya mengalami luka-luka.

Peristiwa bermula saat sebuah truk trailer kontainer bernomor polisi B-9625-UEJ yang dikemudikan Cecep (45), warga Jember, diduga mengalami gagal fungsi pengereman. Truk besar itu kemudian melaju tak terkendali dan menghantam kendaraan di depannya.

Akibatnya, terjadi tabrakan beruntun yang melibatkan dua truk trailer, dua mobil pikap, serta satu mobil sedan. Benturan keras menyebabkan sejumlah kendaraan mengalami kerusakan parah, bahkan beberapa korban sempat terjepit di dalam kendaraan.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo, Ipda Aditya Wikrama, menyebut dugaan awal mengarah pada kerusakan sistem rem truk kontainer sebagai pemicu kecelakaan.

“Diduga terjadi gangguan pada sistem pengereman truk, sehingga kendaraan tidak dapat dikendalikan dan menabrak kendaraan lain di depannya,” ujarnya saat berada di lokasi kejadian, Minggu (19/4/2026) dini hari.

Proses evakuasi korban berlangsung cukup lama lantaran kondisi kendaraan yang ringsek berat. Petugas gabungan harus bekerja ekstra untuk mengevakuasi korban dari dalam bodi kendaraan.

Seluruh korban, baik yang meninggal dunia maupun yang mengalami luka, langsung dievakuasi ke RSUD dr. Moh Saleh Kota Probolinggo untuk penanganan medis.

Sementara itu, sopir truk trailer telah diamankan oleh pihak kepolisian guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Hingga kini, aparat masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk mengecek kondisi kendaraan sebelum kejadian.

Polisi juga mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan berat, agar rutin melakukan pengecekan teknis guna mencegah kejadian serupa terulang.***