banner 728x90
Berita

Tak Ingin UMKM Terdesak, Ratusan Massa Bongkar Gerai Indomaret di Pamekasan

×

Tak Ingin UMKM Terdesak, Ratusan Massa Bongkar Gerai Indomaret di Pamekasan

Sebarkan artikel ini
Demi Lindungi UMKM, Massa Tolak hingga Bongkar Bangunan Indomaret di Kabupaten Pamekasan./ Foto: Tangkap Layar

PAMEKASAN,- Ratusan massa yang mengatasnamakan alumni dan santri sejumlah pondok pesantren di Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, menolak pembangunan gerai ritel modern Indomaret di Desa Panaan, Rabu 7 Oktober 2026.

Penolakan tersebut dilatarbelakangi kekhawatiran keberadaan ritel modern dapat menggerus usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang selama ini menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat Palengaan.

Dalam aksi tersebut, massa mendatangi lokasi pembangunan dan membawa alat berat. Bangunan yang belum selesai dikerjakan kemudian dibongkar, termasuk papan nama serta sejumlah perlengkapan bangunan.

Polres Pamekasan berupaya meredam situasi agar aksi tidak berkembang lebih jauh. Kasi Humas Polres Pamekasan Ipda Yoni Evan Pratama mengatakan, petugas melakukan pendekatan dan imbauan kepada massa.

“Untung petugas dari Polres Pamekasan bisa melakukan upaya pencegahan dengan melakukan pendekatan dan imbauan langsung, sehingga bangunan tidak hancur total,” ujarnya, dikutip Kamis (8/10/2026).

Menurut kepolisian, persoalan tersebut diharapkan dapat diselesaikan melalui jalur hukum dan musyawarah. Polisi juga mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga keamanan serta ketertiban.

Sebelumnya, perwakilan alumni, santri, dan ulama Palengaan telah menyampaikan aspirasi kepada Pemkab Pamekasan. Mereka meminta pembangunan ritel tersebut dihentikan karena dinilai tidak sejalan dengan fokus pengembangan ekonomi masyarakat berbasis UMKM.

Massa juga mempersoalkan kelengkapan perizinan pembangunan. Namun, Koordinator Tim Perizinan PT Indomarco Prismatama (Indomaret Wilayah Madura), Wibowo, menyatakan seluruh persyaratan perizinan yang dibutuhkan telah dipenuhi.***