banner 728x90
Nasional

Nilai Tukar Rupiah Melemah, Prabowo: Orang Desa Gak Pakai Dolar Kok

×

Nilai Tukar Rupiah Melemah, Prabowo: Orang Desa Gak Pakai Dolar Kok

Sebarkan artikel ini
Sambutan presiden Prabowo saat menghadiri peresmian Museum Marsinah di Nganjuk./ Foto: Istimewa

NGANJUK,- Presiden Prabowo Subianto menilai pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat tidak perlu disikapi secara berlebihan. Menurutnya, kondisi ekonomi masyarakat, khususnya di pedesaan, masih tetap berjalan normal.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri peresmian Museum Marsinah di Nganjuk, Sabtu (16/5/2026). Dalam sambutannya, ia menyinggung berbagai anggapan yang menyebut Indonesia berada dalam kondisi krisis.

“Jadi, saya yakin sekarang ada yang selalu entah apa saya enggak mengerti. Sebentar-sebentar Indonesia akan collapse, akan chaos, akan apa, ya kan?” kata Prabowo.

Ia mengatakan masyarakat tidak perlu terlalu khawatir dengan fluktuasi dolar AS. Sebab, menurutnya, kebutuhan dasar masyarakat Indonesia masih aman dan terkendali.

“Rupiah begini, rupiah begini, apa? Eh, dolar begini. Orang rakyat di desa enggak pakai dolar kok, iya kan? Pangan aman, energi aman, ya. Banyak negara panik, Indonesia masih oke,” ujarnya.

Prabowo menegaskan kondisi ketahanan ekonomi nasional masih cukup kuat di tengah tekanan global. Ia menyebut sektor pangan dan energi Indonesia tetap stabil hingga saat ini.

Selain membahas ekonomi, Prabowo juga menyoroti sikap para elite bangsa. Ia menilai rakyat Indonesia tetap memiliki loyalitas tinggi terhadap NKRI.

“Kita banyak, banyak yang diberikan yang masuk kuasa. Tapi, ah, ini tapi para unsur pimpinan yang harus setia kepada NKRI. Bukan rakyat, rakyat masih setia, enggak ada pilihan,” katanya.

Menurut Prabowo, tantangan justru datang dari sebagian elite yang dinilai tidak menunjukkan keberpihakan kepada rakyat setelah memperoleh kekuasaan.

“Ini banyak unsur pimpinan teriak-teriak NKRI tapi enggak jelas begitu punya kekuasaan tidak berpihak kepada bangsa sendiri, tidak berpihak kepada rakyat Indonesia,” tegasnya.

Sementara itu, nilai tukar rupiah pada Sabtu (16/5/2026) berada di level Rp17.592 per dolar AS. Posisi tersebut sedikit membaik dibanding perdagangan sehari sebelumnya yang berada di angka Rp17.614 per dolar AS.***