banner 728x90
Berita

Kapolri Ajak Ulama dan Umara Rawat Persatuan di Tengah Keberagaman

×

Kapolri Ajak Ulama dan Umara Rawat Persatuan di Tengah Keberagaman

Sebarkan artikel ini
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat mengikuti Ngaji Kebangsaan bersama Gus Baha di Rembang./ Foto: Istimewa

REMBANG,- Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan di tengah keberagaman Indonesia.

Pesan tersebut disampaikan Kapolri saat mengikuti Ngaji Kebangsaan bersama KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha di Rembang, Jawa Tengah.

Kapolri mengatakan, keberagaman merupakan bagian dari kekuatan bangsa yang harus terus dijaga dan dirawat bersama.

Menurutnya, berbagai perbedaan yang ada perlu dikelola dengan baik agar tidak memicu konflik di tengah masyarakat.

“Di tengah berbagai tantangan global, kita harus menjaga persatuan dan menjadikan keberagaman sebagai kekuatan bangsa,” ujar Kapolri.

Ia menegaskan, persatuan menjadi salah satu hal penting dalam menghadapi berbagai tantangan yang terus berkembang.

Perbedaan, kata Kapolri, seharusnya tidak menjadi alasan untuk terpecah. Sebaliknya, keberagaman dapat menjadi kekuatan dalam membangun Indonesia.

Kapolri juga menyoroti pentingnya kebersamaan antara ulama dan umara dalam menjaga kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menurutnya, ulama dan umara memiliki sejarah panjang dalam perjuangan merebut hingga mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Karena itu, sinergi antara keduanya dinilai penting untuk terus dijaga dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa.

Kapolri pun mengajak ulama dan umara untuk bersama-sama merawat persatuan serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Mari umara dan ulama terus bergandengan tangan untuk menjaga persatuan, merawat NKRI, dan mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur,” pungkasnya.***