JAKARTA,- Upaya mendorong ekspor terus diperkuat pemerintah, salah satunya melalui fasilitas kawasan berikat yang terbukti meningkatkan daya saing industri sawit nasional.
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) memberikan kemudahan bagi pelaku usaha melalui pelayanan kepabeanan yang efektif. Fasilitas ini mendukung efisiensi produksi sekaligus memperlancar arus ekspor ke pasar global.
Kepala Kanwil Bea Cukai Kalimantan Bagian Selatan (Kalbagsel), Muhtadi, menegaskan kawasan berikat menjadi instrumen strategis untuk industri berorientasi ekspor. Hal itu disampaikan dalam kunjungan kerja pers bersama BPDP di Pangkalan Bun, Kamis (30/7/2026).
“Bea Cukai berkomitmen mendukung industri sawit agar terus berkembang dan mampu bersaing di pasar global,” ujar Muhtadi.
Ia menjelaskan, kawasan berikat memberikan berbagai insentif seperti penangguhan bea masuk, pembebasan cukai, serta kemudahan prosedur. Selain itu, arus barang dan perizinan juga dipercepat.
Di wilayah Kalbagsel, PT Citra Borneo Utama Tbk menjadi salah satu perusahaan yang memanfaatkan fasilitas ini. Perusahaan tersebut fokus pada pengolahan dan ekspor produk turunan kelapa sawit.
Sejak 2018, perusahaan terus mengembangkan hilirisasi, termasuk memproduksi minyak goreng merek Minyakita dan Hanau. Langkah ini mendukung peningkatan nilai tambah industri nasional.
Sepanjang Januari–Juni 2026, perusahaan mencatat ekspor lebih dari Rp3,03 triliun. Selain itu, sebanyak 260 tenaga kerja berhasil diserap.
Efisiensi biaya operasional juga meningkat hingga 9,91 persen. Hal ini menunjukkan dampak nyata fasilitas kawasan berikat bagi pelaku usaha.
Bea Cukai Pangkalan Bun turut memastikan seluruh proses ekspor berjalan sesuai aturan. Pengawasan dilakukan sejak pemenuhan kewajiban hingga barang dikirim ke luar negeri.
Hingga Juli 2026, tercatat 157 dokumen ekspor dilayani dengan total bea keluar Rp882,37 miliar. Sementara dana sawit mencapai Rp861,58 miliar.
Muhtadi menambahkan, industri sawit memiliki peran penting bagi ekonomi nasional. Karena itu, sinergi dengan pelaku usaha akan terus diperkuat.
Ke depan, Bea Cukai berkomitmen meningkatkan pelayanan dan pengawasan. Langkah ini diharapkan mampu mendorong ekspor, investasi, dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.***















