banner 728x90
News

BMKG Peringatkan Kemarau Makin Meluas, Hujan Lebat Masih Mengintai Sejumlah Wilayah

×

BMKG Peringatkan Kemarau Makin Meluas, Hujan Lebat Masih Mengintai Sejumlah Wilayah

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi prakiraan cuaca BMKG./ Foto: Istimewa

JAKARTA,- Musim kemarau terus meluas di Indonesia. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 423 Zona Musim (ZOM) atau sekitar 60,5 persen wilayah kini telah memasuki musim kemarau.

BMKG menyebut sebagian besar wilayah Indonesia saat ini didominasi curah hujan rendah. Namun, hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah daerah akibat pengaruh dinamika atmosfer.

Wilayah yang telah memasuki musim kemarau meliputi sebagian besar Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sumatra bagian selatan, serta sebagian Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Meski begitu, hujan sedang hingga lebat masih tercatat di beberapa wilayah. Curah hujan tertinggi terjadi di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, disusul Kota Padang, Singkawang, dan Medan.

BMKG menjelaskan kondisi tersebut dipengaruhi aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) dan gelombang Kelvin yang masih aktif di sejumlah wilayah Indonesia.

Dalam sepekan ke depan, curah hujan rendah diperkirakan semakin meluas. Kondisi ini diprediksi mencakup sebagian besar Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua.

Selain itu, pengaruh fenomena El Nino diperkirakan terus menguat sepanjang 2026. Situasi tersebut berpotensi memperkuat musim kemarau di berbagai daerah.

Meski demikian, BMKG memperkirakan peluang hujan masih cukup tinggi di wilayah Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara akibat aktivitas MJO.

Gelombang Kelvin dan Rossby Ekuatorial juga diprediksi aktif di sebagian Kalimantan, Sulawesi, Maluku Utara, hingga Papua. Kondisi ini didukung suhu muka laut yang hangat serta terbentuknya belokan angin dan daerah konvergensi.

BMKG juga mengingatkan potensi hujan sedang di sejumlah wilayah, termasuk Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi, dan Papua.

Sementara itu, angin kencang berpotensi terjadi di Jawa Timur, Jawa Barat, Lampung, Kalimantan Selatan, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi, hingga Papua Barat.

Menghadapi musim kemarau, masyarakat diimbau menghemat penggunaan air, menjaga kondisi tubuh, serta menggunakan pelindung saat beraktivitas di luar ruangan.

BMKG juga meminta masyarakat rutin memantau informasi cuaca melalui kanal resmi agar dapat mengantisipasi potensi cuaca ekstrem dan merencanakan aktivitas dengan lebih aman.***