banner 728x90
News

Wagub Emil Dardak Disensus Langsung, Ajak Warga Jatim Sukseskan Sensus Ekonomi

×

Wagub Emil Dardak Disensus Langsung, Ajak Warga Jatim Sukseskan Sensus Ekonomi

Sebarkan artikel ini
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menerima kunjungan petugas Sensus Ekonomi./ Foto: Pemprov Jatim

SURABAYA,- Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menerima kunjungan petugas Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di kediamannya di Margorejo, Surabaya, Senin (6/7/2026).

Dalam kesempatan itu, Emil menjelaskan tujuan pelaksanaan sensus ekonomi kepada masyarakat. Ia menyebut, pendataan ini dilakukan untuk memotret kondisi ekonomi secara menyeluruh.

“Pertanyaan dalam SE2026 ini mencakup apa yang dimiliki dan bagaimana kondisi ekonomi, termasuk pendapatan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Emil menyoroti tantangan dalam proses pengumpulan data di lapangan. Ia menilai partisipasi masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan sensus.

“Karena itu kami meminta kerja sama seluruh warga Jawa Timur agar pendataan ini berjalan optimal,” kata Emil.

Ia juga menegaskan pentingnya data sebagai dasar pengambilan kebijakan pemerintah. Menurutnya, tanpa dukungan data yang akurat, kebijakan akan sulit tepat sasaran.

“Tanpa kebijakan berbasis data, kita akan kesulitan menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat,” tegasnya.

Terkait progres pelaksanaan, Emil mengungkapkan capaian pendataan yang cukup menggembirakan. Dalam kurun waktu 20 hari, jumlah responden yang tercatat terus bertambah.

“Hampir seperempat jumlah kepala keluarga di Jawa Timur sudah terdata,” ungkap Emil.

Ia berharap capaian tersebut dapat terus meningkat hingga seluruh wilayah terjangkau. Dengan begitu, pemerintah memiliki gambaran utuh dalam merumuskan kebijakan lintas sektor.

“Kami ingin mendapatkan gambaran yang benar-benar komprehensif sebagai landasan kebijakan,” tambahnya.

Emil juga mengajak masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam sensus ini. Ia menilai, keterlibatan warga menjadi bagian penting dalam pembangunan. “Memberikan data yang benar berarti ikut berkontribusi dalam pembangunan Indonesia,” jelasnya.

Sementara itu, Plt Kepala BPS Jawa Timur Herum Fajarwati menegaskan posisi strategis Jawa Timur dalam pelaksanaan sensus ekonomi secara nasional. Ia menyebut, kekuatan ekonomi Jatim menjadi salah satu indikator penting.

“Ekonomi Jawa Timur berada di posisi kedua setelah DKI Jakarta, sehingga menjadi tolok ukur keberhasilan sensus,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, BPS Jatim mengerahkan puluhan ribu petugas untuk menjangkau seluruh wilayah. Herum memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur.

“Sebanyak 41.538 petugas kami turunkan untuk melakukan pendataan di seluruh wilayah,” kata Herum.

Ia juga menjelaskan tujuan utama sensus ekonomi dalam jangka panjang. Menurutnya, data yang dihimpun akan memberikan gambaran menyeluruh tentang kondisi ekonomi daerah.

“Sensus ini akan menggambarkan struktur ekonomi, potensi, dan daya saing tiap daerah,” tuturnya.

Selain itu, hasil sensus akan menjadi dasar penyusunan database sosial ekonomi masyarakat. Data tersebut diharapkan mampu mendukung kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

“Sensus Ekonomi menjadi landasan database sosial ekonomi masyarakat,” tambah Herum.

Menutup pernyataannya, Herum memastikan keamanan data masyarakat tetap menjadi prioritas. Ia menegaskan bahwa BPS menjamin kerahasiaan seluruh informasi responden.

“BPS menjamin kerahasiaan data sesuai Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik dan standar keamanan informasi,” tegasnya.

Ia pun kembali mengingatkan pentingnya kejujuran masyarakat dalam memberikan data. Menurutnya, kualitas data sangat bergantung pada keterbukaan responden.

“Partisipasi dan jawaban yang jujur sangat menentukan kualitas data untuk kebijakan yang tepat sasaran,” pungkasnya.