LUMAJANG,- Gunung Semeru yang berada di Kabupaten Lumajang kembali mengalami erupsi pada Jumat (19/6/2026) sekitar pukul 05.40 WIB. Dalam kurun sepekan terakhir, gunung tertinggi di Jawa Timur itu tercatat telah meletus sebanyak 48 kali.
Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, erupsi terjadi namun visual letusan tidak teramati karena kondisi cuaca. Hingga laporan diterbitkan, aktivitas erupsi masih berlangsung.
PVMBG mencatat status Gunung Semeru masih berada pada Level III atau Siaga. Selama periode pengamatan pukul 00.00 hingga 06.00 WIB, tercatat 19 kali gempa letusan dengan amplitudo 11-22 milimeter dan durasi 62-133 detik.
Selain itu, terekam satu kali gempa hembusan dan satu kali gempa tektonik jauh. Aktivitas kegempaan tersebut menunjukkan Semeru masih aktif dan perlu diwaspadai.
Masyarakat diimbau tidak beraktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga radius 13 kilometer dari puncak. Warga juga diminta menjauhi area sempadan sungai karena berpotensi terdampak awan panas maupun aliran lahar.
Sepanjang tahun 2026, MAGMA Indonesia mencatat 2.796 erupsi gunung api di Indonesia. Dari jumlah tersebut, Gunung Semeru menjadi yang paling aktif dengan total 1.299 kali letusan.***











