PROBOLINGGO,- Pagi yang cerah menyambut peringatan Hari Buruh Internasional di Kabupaten Probolinggo. Suasana hangat terasa saat Pemkab Probolinggo bersama para buruh dan pekerja berkumpul dalam kebersamaan.
Ratusan buruh dan pekerja tampak memadati di sisi timur Alun-alun Kraksaan sejak pagi hari. Mereka mengikuti kegiatan senam bersama jajaran Pemkab Probolinggo, Jumat (1/5/2026).
Kegiatan ini juga dihadiri sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta Kapolres Probolinggo. Suasana berlangsung hangat, kondusif dan penuh keceriaan.
Bupati Probolinggo, dr. Mohammad Haris, menegaskan pentingnya kepedulian terhadap nasib buruh. Ia menyebut semua pihak memiliki tujuan yang sama.
“Saya yakin di forum ini tidak ada yang ingin melihat nasib buruh tidak baik. Kita berkumpul hari ini untuk berdiskusi,” ujar Bupati Haris dalam sambutannya.
Ia menjelaskan, sejak awal pemerintahannya komunikasi terus dilakukan. Hal itu untuk memastikan kesejahteraan buruh dan para pekerja semakin meningkat.
“Saya berkomunikasi sejak awal pemerintahan untuk memastikan nasib para buruh dan para pekerja di Kabupaten Probolinggo lebih baik,” katanya.
Menurut Orang nomor satu di Kabupaten Probolinggo, pemerintah daerah juga telah mengambil langkah konkret. Salah satunya melalui kebijakan kenaikan UMR di wilayah Kabupaten Probolinggo.

“Kita sudah menaikkan UMR. Ini menjadi tugas bersama untuk memastikan pelaksanaannya berjalan dengan baik,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia turut mengingatkan sejarah May Day. Ia menyebut perjuangan buruh berawal dari kondisi kerja yang tidak manusiawi di Amerika Serikat.
“May Day berawal dari gerakan buruh di Chicago Amerika Serikat pada abad ke-19. Saat itu pekerja bekerja 12 hingga 16 jam dengan upah rendah, hingga akhirnya muncul pergerakan,” jelasnya.
Ia berharap para perwakilan buruh dapat terus memperjuangkan aspirasi pekerja. Peran itu dinilai penting bagi kesejahteraan bersama.
“Besar harapan kami, teman-teman bisa mewakili dan memperjuangkan nasib buruh di Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya.
Pada akhir kegiatan, Bupati Haris memberikan apresiasi kepada buruh dan pekerja. Acara kemudian ditutup dengan pemotongan tumpeng serta makan bersama.***













