banner 728x90
Daerah

Siswi SDK Probolinggo Terpilih Wakili Jatim di Ajang Nasional Duta Anak Indonesia

×

Siswi SDK Probolinggo Terpilih Wakili Jatim di Ajang Nasional Duta Anak Indonesia

Sebarkan artikel ini
Vanessa Callie (11), siswi SDK Mater Dei Probolinggo asal Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan./ Foto: bolinggo.co

PROBOLINGGO,- Kabar membanggakan dari Kota Probolinggo. Vanessa Callie (11), siswi SDK Mater Dei Probolinggo asal Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, terpilih sebagai perwakilan Jawa Timur dalam ajang Duta Anak Indonesia 2026.

Vanessa akan bersaing di tingkat nasional yang digelar di Jakarta pada 1 – 5 Juli 2026. Ia menjadi salah satu anak terbaik yang akan membawa aspirasi dan suara anak-anak Jawa Timur di panggung nasional.

Scrol Kebawah Untuk Baca
banner 728x90
ADVERTORIMENT

Vanessa membagikan pengalaman serta motivasinya selama mengikuti proses seleksi hingga berhasil lolos sebagai wakil Jawa Timur.

Menurut Vanessa, kemampuan berbicara di depan umum menjadi salah satu bekal penting yang membentuk keberaniannya untuk tampil dan menyampaikan gagasan.

“Public speaking mengajarkan saya untuk berani menyampaikan pendapat dan ide. Saya percaya bahwa suara anak juga penting untuk didengar,” ujar Vanessa, dalam siaran Komunitas RRI Pro 4 Surabaya, dikutip Jumat (12/6/2026).

Di tengah aktivitasnya sebagai pelajar, Vanessa tetap aktif mengembangkan berbagai minat dan bakat. Ia mengisi waktu luangnya dengan membaca buku, belajar public speaking, modeling, serta menekuni seni tari.

Selain mengembangkan potensi diri, Vanessa juga memiliki perhatian terhadap isu-isu yang dihadapi anak-anak. Salah satunya adalah perundungan atau bullying yang masih sering terjadi di lingkungan sekolah maupun pergaulan.

Ia menilai bullying tidak boleh dianggap sebagai candaan biasa karena dapat memberikan dampak psikologis yang serius bagi korban.

“Kadang ada yang menganggap bullying hanya bercanda, padahal dampaknya bisa sangat besar hingga membuat anak takut sekolah. Kita harus belajar menghargai perbedaan karena setiap anak memiliki keunikan masing-masing,” katanya.

Menjelang keberangkatannya ke Jakarta, Vanessa terus mempersiapkan diri dengan memperkuat materi advokasi, meningkatkan kemampuan public speaking, serta memperdalam wawasan kebangsaan.

Ia juga berupaya menjaga kedisiplinan agar dapat memberikan penampilan terbaik saat mengikuti rangkaian kegiatan Duta Anak Indonesia 2026.

“Mari bersama menjadi generasi yang cerdas dalam berpikir, baik dalam bersikap, dan percaya diri dalam melangkah,” tuturnya.

Dalam ajang tingkat nasional nanti, Vanessa membawa program advokasi bertajuk Vanessia (Vanessa Anak Indonesia). Program tersebut dirancang untuk mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki karakter positif dan siap menghadapi masa depan.

Melalui Vanessia, Vanessa mengusung tiga nilai utama. Pertama, Smart (Cerdas), yang mengajak anak-anak untuk rajin belajar, mencintai literasi, dan memperluas pengetahuan.

Kedua, Kind (Baik), yaitu menanamkan sikap empati, kepedulian terhadap sesama, serta menghargai setiap perbedaan yang ada.

Ketiga, Confident (Percaya Diri), yang mendorong anak-anak Indonesia agar berani bermimpi, berani tampil, dan mampu mengembangkan potensi terbaik dalam diri mereka.

Melalui program tersebut, Vanessa berharap dapat memberikan manfaat bagi anak-anak Indonesia sekaligus membawa nama baik Jawa Timur di ajang Duta Anak Indonesia 2026.***