banner 728x90
Berita

Program MBG Terus Dievaluasi, DPRD Jatim Dorong Gizi Anak Jadi Investasi Masa Depan

×

Program MBG Terus Dievaluasi, DPRD Jatim Dorong Gizi Anak Jadi Investasi Masa Depan

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Cahyo Haryo Prakoso, saat mengunjungi sekolah untuk program MBG./ Foto: Istimewa

SURABAYA,- Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Cahyo Haryo Prakoso, menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pelaksanaan Program MBG. Program tersebut dinilai perlu terus dievaluasi agar manfaatnya semakin optimal dan tepat sasaran.

Pernyataan itu disampaikan Cahyo usai meninjau pelaksanaan MBG di SDN Perak Utara III/60 Surabaya, Senin (27/7/2026). Menurutnya, penyempurnaan program harus dilakukan secara berkelanjutan.

“Sebagai anggota DPRD Jawa Timur, kami akan terus mengawal dan mengevaluasi program ini. Tantangan pasti ada, tetapi tujuan utamanya adalah membangun generasi penerus yang lebih berkualitas,” ujar Cahyo.

Ia menilai, pemenuhan gizi yang baik menjadi investasi jangka panjang bagi negara. Anak-anak yang mendapatkan makanan bergizi dan higienis diyakini akan tumbuh lebih sehat serta memiliki kualitas sumber daya manusia yang lebih baik.

Menurut Cahyo, peningkatan kualitas generasi muda nantinya akan berdampak pada produktivitas tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi. Karena itu, pelaksanaan MBG harus dijaga agar berjalan sesuai tujuan.

Menanggapi usulan agar penerima MBG diprioritaskan bagi keluarga kurang mampu, Cahyo menilai evaluasi memang diperlukan. Namun, ia mengingatkan agar kebijakan tersebut tidak memunculkan perlakuan berbeda di lingkungan sekolah.

“Program ini harus tepat sasaran, tetapi jangan sampai mengelompokkan siswa berdasarkan kondisi ekonomi. Itu harus menjadi perhatian bersama,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Cahyo juga mengapresiasi pelaksanaan MBG di SDN Perak Utara III/60. Menurutnya, koordinasi antara sekolah, Dinas Pendidikan Kota Surabaya, dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berjalan dengan baik.

Sebanyak 305 siswa di sekolah itu telah menerima manfaat program. Cahyo menilai kualitas menu, kemasan makanan, hingga ketepatan waktu distribusi sudah sesuai harapan.

Sementara itu, Kepala SPPG Pelabuhan Tanjung Perak, Ichda Afifatul Rahma, menjelaskan distribusi makanan dilakukan mengikuti jadwal belajar setiap sekolah. Pengiriman dimulai pukul 07.00 WIB untuk kloter pertama dan dilanjutkan pukul 10.00 WIB untuk kloter berikutnya.

Ia mengatakan menu MBG disusun secara bergantian setiap hari. Masukan dari sekolah maupun siswa juga menjadi bahan evaluasi sebelum disesuaikan dengan standar kebutuhan gizi.

Terkait perbedaan porsi makanan, Ichda menjelaskan hal tersebut disesuaikan dengan usia penerima. Siswa kelas 1 hingga kelas 3 SD mendapat porsi lebih kecil, sedangkan siswa kelas 4 hingga kelas 6 serta guru menerima porsi yang lebih besar sesuai kebutuhan gizi masing-masing.***