PROBOLINGGO,- Pemerintah Kota Probolinggo terus mendorong penguatan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) melalui transformasi Posyandu sebagai pusat layanan masyarakat.
Upaya tersebut disampaikan dalam Sosialisasi Kebijakan Posyandu 6 SPM bidang Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat (Trantibumlinmas).
Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, menegaskan pentingnya pemahaman seluruh unsur Trantibumlinmas terhadap implementasi SPM.
“Kami berharap seluruh unsur memahami pelaksanaan enam SPM. Hubungan harmonis antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pelayanan publik,” ujarnya dalam sambutannya di kantor Satpol PP di Puri Manggala Bhakti, Selasa (7/7/2026).
Ia juga menekankan peran strategis Linmas dalam mendukung program pemerintah di tingkat masyarakat.
“Linmas harus mampu menjadi kepanjangan tangan pemerintah dalam memberikan edukasi dan menyosialisasikan berbagai program,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, wali kota memaparkan sejumlah program pendukung, seperti pengentasan Anak Tidak Sekolah (ATS) dan pemberian beasiswa bagi keluarga kurang mampu.
Selain itu, layanan kesehatan terus diperkuat melalui Posyandu Lansia dan pemeriksaan kesehatan gratis setiap hari Minggu.
Di bidang keamanan, Pemkot Probolinggo berencana mengaktifkan kembali poskamling serta memasang sekitar 300 CCTV di titik strategis.
Langkah ini diharapkan memperkuat pengawasan lingkungan serta mendorong peran aktif Satlinmas dalam deteksi dini potensi gangguan keamanan.













