SURABAYA,- Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Jawa Timur memastikan keberangkatan jemaah haji tetap sesuai jadwal. Kondisi geopolitik di Timur Tengah tidak memengaruhi rencana tersebut.
Kepala Kanwil Kemenhaj Jatim, Asadul Anam, menyatakan seluruh tahapan persiapan berjalan lancar. Proses visa juga terus dipercepat dan hampir rampung.
Ia menjelaskan, tahap akhir saat ini berupa pencocokan foto dan verifikasi data jemaah. Hal ini dilakukan untuk memastikan kelengkapan administrasi sebelum keberangkatan.
Menurut Anam, situasi konflik di kawasan Timur Tengah menjadi tantangan tersendiri. Namun pemerintah telah menyiapkan langkah mitigasi demi menjaga keamanan jemaah.
Ia juga mengimbau calon jemaah agar tidak mudah percaya informasi yang belum jelas kebenarannya. Terutama terkait isu ketegangan antara Iran dan Israel.
“Seluruh jadwal dan persiapan masih sesuai rencana,” tegasnya.
Berdasarkan data, kuota haji Jawa Timur tahun ini mencapai 42.409 orang. Para jemaah akan mulai masuk Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada 21 April 2026.
Sementara itu, Kabupaten Probolinggo menjadi kloter pertama Embarkasi Surabaya. Keberangkatan perdana dijadwalkan pada 22 April 2026 menuju Tanah Suci.***
Jurnalis: Jimsbe













