banner 728x90
News

Sembilan WNI Peserta Flotilla Gaza Jalani Pemeriksaan di Turkiye Sebelum Dipulangkan

×

Sembilan WNI Peserta Flotilla Gaza Jalani Pemeriksaan di Turkiye Sebelum Dipulangkan

Sebarkan artikel ini
Relawan menggelar aksi solidaritas di Jakarta sambil membawa poster dukungan bagi WNI dan jurnalis yang ditahan Israel. (Foto: ANTARA FOTO/Fauzan)

JAKARTA,- Sebanyak sembilan warga negara Indonesia (WNI) peserta misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 yang dibebaskan dari penahanan Israel saat ini berada di Istanbul, Turkiye.

Duta Besar RI untuk Turkiye, Achmad Rizal Purnama mengatakan para WNI masih menjalani tes kesehatan, visum, serta pemeriksaan keterangan oleh otoritas Turkiye.

Scrol Kebawah Untuk Baca
banner 728x90
ADVERTORIMENT

“Akan ada proses testimoni, visum, dan tes kesehatan oleh pihak Turkiye,” ujar Rizal dalam keterangannya, Jumat (22/5/2026).

Ia memastikan pemerintah Indonesia terus mendampingi seluruh WNI dan akan segera memulangkan mereka setelah seluruh prosedur selesai dilakukan.

Menurut laporan media Anadolu, para relawan flotilla yang telah dibebaskan juga dibawa ke Institut Kedokteran Forensik Istanbul untuk pemeriksaan lanjutan terkait proses penyelidikan oleh kejaksaan setempat.

Kementerian Luar Negeri RI sebelumnya telah mengonfirmasi kedatangan seluruh WNI tersebut di Istanbul usai dibebaskan dari penjara Israel.

Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah menyebut proses administrasi dan pemeriksaan masih berlangsung sebelum jadwal kepulangan ditetapkan.

“Yang pasti akan segera dipulangkan setelah prosesnya selesai,” kata Heni.

Kedatangan para WNI di Turkiye disambut langsung oleh Konsul Jenderal RI di Istanbul, Darianto Harsono. Dalam pertemuan tersebut, para relawan juga menyampaikan pengalaman selama ditahan aparat Israel.

Mereka mengaku mengalami tindakan kekerasan fisik berupa pemukulan, tendangan hingga penyetruman saat berada dalam tahanan.

Selain itu, para WNI juga telah berkomunikasi dengan Menteri Luar Negeri RI, Sugiono melalui sambungan video.

Diketahui, kapal-kapal Global Sumud Flotilla yang membawa relawan kemanusiaan dari berbagai negara dicegat pasukan Israel saat menuju Jalur Gaza pada awal pekan ini. Setelah dibebaskan, para relawan kemudian diproses untuk deportasi melalui Turkiye.

Dari sembilan WNI yang mengikuti misi tersebut, lima orang sebelumnya dilaporkan sempat ditahan tentara Israel. Mereka terdiri dari jurnalis dan aktivis kemanusiaan, yakni Bambang Noroyono, Andre Nugroho, Rahendra Herubowo, Thoudy Badai, dan Andi Angga Prasadewa.

Sementara empat WNI lainnya masih berada dalam rangkaian pelayaran misi kemanusiaan, yakni Herman Budianto, Ronggo Wirasanu, Asad Aras Muhammad, dan Hendro Prasetyo.***