banner 728x90
Daerah

Arsip Digital Pemkot Probolinggo Berbuah Penghargaan Nasional

×

Arsip Digital Pemkot Probolinggo Berbuah Penghargaan Nasional

Sebarkan artikel ini
Pemkot Probolinggo kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional./ Foto: Humas Kota Probolinggo

PROBOLINGGO,- Pemkot Probolinggo kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Pemkot berhasil mempertahankan predikat AA dalam hasil Pengawasan Kearsipan Tahun 2025 dari Arsip Nasional Republik Indonesia.

Penghargaan itu diterima Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Probolinggo Aries Santoso pada Anugerah Kearsipan 2026 di Jakarta, Selasa (20/5/2026), dan diserahkan Deputi Bidang Sistem dan Informasi Kearsipan Nasional Wiwi Diana Sari.

Scrol Kebawah Untuk Baca
banner 728x90
ADVERTORIMENT

Capaian ini menjadi bukti konsistensi Pemkot Probolinggo dalam meningkatkan tata kelola arsip pemerintahan. Dalam beberapa tahun terakhir, nilai pengawasan kearsipan Kota Probolinggo terus mengalami peningkatan.

Pada tahun 2022, Kota Probolinggo memperoleh nilai 89,56 dengan kategori memuaskan (A). Tahun 2023 mendapat nilai 84,93 dan tetap bertahan di kategori yang sama.

Sementara itu, dua tahun terakhir Pemkot Probolinggo sukses mempertahankan predikat sangat memuaskan (AA). Nilai pengawasan meningkat dari 90,55 menjadi 91,00 pada tahun 2025.

Wali Kota Probolinggo Aminuddin mengatakan, arsip memiliki peran penting dalam mendukung pelayanan publik dan pengambilan kebijakan pemerintah.

“Arsip bukan sekadar dokumen masa lalu, tetapi aset penting yang mendukung pelayanan publik dan pengambilan kebijakan yang cepat dan tepat,” ujarnya.

Menurutnya, capaian tersebut harus menjadi motivasi seluruh perangkat daerah untuk terus memperkuat tertib administrasi dan digitalisasi arsip.

“Ke depan, sistem kearsipan harus semakin terintegrasi, modern, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi,” tambahnya.

Sementara itu, Aries Santoso menyebut penguatan sumber daya manusia arsiparis juga menjadi faktor penting dalam mempertahankan prestasi tersebut.

Ia menjelaskan, pengawasan dari ANRI kini tidak hanya menilai administrasi, tetapi juga implementasi pengelolaan arsip secara nyata dan terintegrasi secara digital.

Pemkot Probolinggo sendiri telah menerapkan aplikasi SRIKANDI hingga tingkat perangkat daerah, kelurahan, sekolah, dan puskesmas.

Selain itu, Kota Probolinggo juga aktif menjadi simpul jaringan kearsipan nasional melalui partisipasi dalam Pameran Arsip Virtual lewat SIKN atau Sistem Informasi Kearsipan Nasional.***