banner 728x90
Berita

BSA Ansor Kraksaan Bangun Jaringan Kader Digital hingga Tingkat PAC

×

BSA Ansor Kraksaan Bangun Jaringan Kader Digital hingga Tingkat PAC

Sebarkan artikel ini
Rapat koordinasi BSA Ansor Kraksaan di Nuansa Cafe Kraksaan./ Foto: Istimewa

PROBOLINGGO,- Pimpinan Cabang GP Ansor Kraksaan melalui Badan Siber Ansor (BSA) terus memperkuat pengelolaan informasi organisasi. Penguatan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi BSA Ansor Kraksaan di Nuansa Cafe Kraksaan, Jumat (11/9/2026).

Dalam rapat itu, BSA menyusun sejumlah langkah untuk mengembangkan ekosistem digital organisasi. Di antaranya pengelolaan website, media sosial, produksi konten, dokumentasi, desain grafis, hingga publikasi kegiatan.

Website ansorkraksaan.or.id yang diluncurkan bersamaan dengan pelantikan PC GP Ansor Kraksaan juga akan dikembangkan sebagai pusat informasi organisasi.

Pengelolaannya nantinya tidak hanya berada di tingkat PC. BSA akan melibatkan PAC melalui pendampingan agar setiap PAC mampu mengelola informasi dan memproduksi konten secara mandiri.

Ketua BSA Ansor Kraksaan, Sahabat Sundari Adi Wardhana, menegaskan bahwa peran BSA memiliki cakupan yang lebih luas dari sekadar mengelola website.

Menurutnya, BSA juga berperan dalam pengembangan media sosial, konten kreatif, dokumentasi, desain, video, publikasi, hingga branding organisasi.

“BSA bukan hanya soal website. Ada media sosial, konten, dokumentasi, desain, video, publikasi, hingga branding organisasi,” kata Kang Nisun, sapaan akrabnya.

BSA juga berencana kembali menggelar safari digital ke sejumlah PAC. Kegiatan itu untuk melihat kebutuhan sekaligus memberikan pendampingan secara langsung.

“Setiap PAC punya potensi dan kebutuhan berbeda. BSA akan hadir membantu agar potensi tersebut bisa berkembang,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris BSA Ansor Kraksaan, Sahabat Zainul Hasan R., menyebut penguatan digital membutuhkan sistem yang terhubung antara PC dan PAC.

Ia menilai keberadaan perangkat digital harus diimbangi dengan kader yang mampu mengelolanya secara berkelanjutan. Karena itu, BSA mendorong setiap PAC memiliki kader yang dapat menangani informasi dan konten organisasi secara mandiri.

“Targetnya bukan sekadar aktif di media sosial, tetapi setiap PAC memiliki kader yang mampu mengelola informasi dan konten secara mandiri,” kata Sahabat Zainul.

BSA juga akan membangun jaringan kader digital di masing-masing PAC. Jaringan tersebut diharapkan mampu mendukung publikasi dan dokumentasi kegiatan di tingkat kecamatan.

Ketua PC GP Ansor Kraksaan, Sahabat Abd. Rahman, mengatakan kemampuan digital menjadi bagian penting dalam menghadapi perubahan pola komunikasi masyarakat.

“Ansor harus hadir di ruang nyata dan ruang digital. Kegiatan di lapangan harus kuat, begitu juga narasi dan komunikasinya,” ujar Sahabat Rahman.

Ia berharap BSA dapat menjadi ruang bagi kader untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi.

“BSA jangan hanya menjadi bagian publikasi, tetapi juga mendorong kreativitas, literasi digital, branding, dan kolaborasi kader,” katanya.

Ke depan, BSA Ansor Kraksaan akan memperluas penguatan jaringan digital PC dan PAC. Fokusnya mencakup website, media sosial, desain, video, fotografi, penulisan, hingga peningkatan kapasitas kader.

Langkah tersebut diharapkan membuat komunikasi organisasi semakin terarah. Sekaligus memperkuat kemampuan PAC dalam menyampaikan kegiatan dan gagasan GP Ansor kepada masyarakat melalui berbagai platform digital.***