PROBOLINGGO,- Jembatan Kaca Bromo dipastikan dibuka pada akhir Juni 2026 saat liburan sekolah. Kepastian itu ditandai penandatanganan MoU antara BB TNBTS dan CV Sinergi Permata Semesta.
Dalam keterangannya Kepala BB TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan aset yang disewakan akan dimanfaatkan untuk wisata alam. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan layanan bagi pengunjung.
Menurutnya, masa sewa berlangsung selama lima tahun, mulai 11 Juni 2026 hingga 10 Juni 2031. Aset yang disewakan berupa lahan area Jembatan Kaca Bromo seluas 2.429 meter persegi.
“Seluruh aset yang disewakan akan dimanfaatkan untuk aktivitas wisata alam sebagai komitmen Balai Besar TNBTS dalam meningkatkan layanan kepada pengunjung,” ujarnya.
Rudijanta menambahkan, keberadaan jembatan kaca mendukung pengembangan kawasan strategis pariwisata nasional. Infrastruktur tersebut juga diharapkan menambah daya tarik wisata Bromo.
Ia menyebut pengelolaan Jembatan Kaca Bromo menjadi bentuk sinergi antara BB TNBTS dan Pemerintah Kabupaten Probolinggo dalam mengembangkan pariwisata berkelanjutan.
Sementara itu, Direktur Utama CV Sinergi Permata Semesta Achmad Ridho memastikan pihaknya segera mengoperasikan Jembatan Kaca Bromo sebelum puncak liburan sekolah.
“Dalam waktu dekat sebelum dan menjelang musim libur sekolah akhir bulan ini, kami berkomitmen untuk segera mengoperasionalkan Jembatan Kaca Bromo,” katanya.
Ridho menegaskan pengelolaan wisata akan mengikuti seluruh SOP yang berlaku. Pengalaman mengelola jembatan kaca di Kemuning Sky Hills menjadi modal penting.
“Kami tetap akan mengikuti segala SOP yang sudah ada. Meskipun pada dasarnya kami telah berpengalaman mengoperasikan jembatan kaca di Kemuning Sky Hills, Jawa Tengah,” jelasnya.
Selain itu, pihaknya berkomitmen menjaga kelestarian alam. Pengelola juga akan memprioritaskan tenaga kerja dan UMKM lokal.
“Kami tetap akan menjaga kelestarian alam dan memprioritaskan SDM serta UMKM warga setempat demi kemajuan pariwisata dan kesejahteraan ekonomi bersama,” pungkasnya.***














