banner 728x90
DaerahEvent

Harjakapro Bawa Dampak Ekonomi, Bupati Probolinggo Ungkap Rencana 100 Event

×

Harjakapro Bawa Dampak Ekonomi, Bupati Probolinggo Ungkap Rencana 100 Event

Sebarkan artikel ini
Peringatan malam puncak Hari Jadi Kabupaten Probolinggo (Harjakapro) ke-280 di Alun-alun Kraksaan.

PROBOLINGGO,- Peringatan malam puncak Hari Jadi Kabupaten Probolinggo (Harjakapro) ke-280 tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga ruang refleksi bagi pemerintah daerah.

Bupati Probolinggo, dr. Mohammad Haris, menegaskan pentingnya evaluasi menyeluruh sebagai dasar memperbaiki arah pembangunan.

Dalam pernyataannya, Haris menilai satu tahun perjalanan pemerintahan harus menjadi bahan evaluasi bersama, mencakup tata kelola hingga pelaksanaan misi pembangunan daerah.

“Besar harapan kami dalam satu tahun ini menjadi evaluasi yang cukup kuat bagi kita. Mulai dari sistem tata kelola pemerintahan hingga lima misi utama meliputi SAE pemerintahan,” ujarnya.

Ia mengakui, tantangan yang dihadapi tidaklah ringan. Penyesuaian terhadap kebijakan pemerintah pusat harus berjalan seiring dengan penyelesaian persoalan di tingkat daerah.

“Banyak kebijakan pusat yang harus kita sesuaikan, sementara persoalan di daerah juga harus kita tuntaskan. Ini menjadi bahan evaluasi penting bagi kita semua,” katanya.

Menurutnya, hasil evaluasi ini tidak berhenti sebagai catatan, melainkan menjadi pijakan untuk menyempurnakan pembangunan di tahun-tahun berikutnya.

“Semoga satu tahun ke depan menjadi penyempurnaan dari evaluasi yang sudah terjadi. Ini penting untuk menyempurnakan masa tiga sampai lima tahun ke depan,” imbuhnya.

Bupati Haris juga mengingatkan bahwa kualitas tata kelola pemerintahan menjadi faktor kunci keberhasilan program. Tanpa sistem yang baik, perencanaan yang matang tidak akan berjalan optimal.

“Sebagus apapun perencanaan, kalau tata kelola pemerintahan kita tidak baik, maka tidak akan berjalan maksimal. Ini yang harus kita perbaiki bersama,” tegasnya.

Selain evaluasi pemerintahan, ia turut menyoroti dampak ekonomi dari rangkaian kegiatan Harjakapro. Sejumlah pelaku UMKM merasakan peningkatan pendapatan yang cukup signifikan.

Meski belum dihitung secara detail, laporan dari pelaku usaha menunjukkan adanya lonjakan omzet harian yang cukup tinggi.

“Beberapa pelaku UMKM menyampaikan, dalam satu hari bisa memperoleh Rp2,5 juta hingga Rp3 juta. Ini menjadi surprise bagi saya dan menunjukkan bahwa event mampu mendorong ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Melihat potensi tersebut, Pemkab berencana menghadirkan program 100 event dalam satu tahun. Program ini diharapkan mampu memperluas peluang usaha sekaligus menjaga perputaran ekonomi masyarakat tetap tumbuh.***