banner 728x90
Daerah

Belatung di SPPG Probolinggo Viral, Sekda: yang Malu Daerah dan Bupati 

×

Belatung di SPPG Probolinggo Viral, Sekda: yang Malu Daerah dan Bupati 

Sebarkan artikel ini
Satgas MBG Kabupaten Probolinggo tinjau SPPG yang bermasalah.

PROBOLINGGO,- Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Probolinggo kembali turun lapangan. Monitoring dan evaluasi dilakukan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Sogaan, Kecamatan Pakuniran, Senin (2/3/2026).

Langkah ini dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo, Ugas Irwanto. Ia hadir menyusul viralnya temuan belatung pada makanan yang sempat diterima siswa, Kamis (26/2/2026).

Kasus tersebut memicu kekecewaan wali murid. Makanan sudah terlanjur sampai ke siswa sebelum diketahui terdapat banyak belatung di makanannya.

Ugas menegaskan, kegiatan monitoring sebenarnya rutin dan terjadwal. Namun sebelumnya ia belum bisa mendampingi karena fokus pada penanganan bencana dan agenda mewakili Bupati.

“Sebenarnya monev sudah beberapa kali dilakukan. Hanya saja saya belum sempat ikut karena ada penanganan bencana dan tugas mewakili Bupati,” ujarnya.

Baca Juga:  Probolinggo Kenalkan Wisata ke Dunia Melalui Ratusan Fotografi Internasional

Ia menekankan, kehadiran Satgas bukan untuk mencari kesalahan. Tim lebih mengedepankan dialog serta pembenahan sistem pelayanan.

“Kami datang bukan untuk menyalahkan, tapi mencari solusi bersama. Kalau ada temuan signifikan dan tidak ditindaklanjuti, tentu akan kami laporkan ke Satgas Provinsi Jawa Timur,” tegasnya.

Menurutnya, satu kesalahan bisa berdampak luas. Nama baik daerah dan kepala daerah ikut menjadi taruhan.

“Kalau satu SPPG viral karena kelalaian, yang malu bukan hanya SPPG. Kabupaten dan Bupati juga terdampak. Saya sebagai penanggung jawab teknis tentu merasa bertanggung jawab,” katanya.

Satgas meminta seluruh SPPG memperketat disiplin dan kepatuhan terhadap standar operasional. Evaluasi berkelanjutan dipastikan terus dilakukan demi menjaga kualitas dan keamanan layanan makan bergizi bagi masyarakat.***