PROBOLINGGO,- Beragam karya mural dalam Probolinggo Anti Corruption Fest 2026 mendapat apresiasi dari Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris. Ia menilai kreativitas peserta dalam menuangkan pesan antikorupsi melalui gambar sangat menarik.
Kompetisi mural tersebut digelar Inspektorat Daerah Kabupaten Probolinggo dalam rangka Probolinggo Anti Corruption Fest 2026, Minggu 13 September 2026.
Menurut Haris, kualitas karya yang ditampilkan peserta cukup luar biasa. Apalagi, kompetisi tersebut tidak hanya diikuti peserta dari Probolinggo, tetapi juga pegiat mural dari sejumlah daerah.
“Hasilnya keren-keren banget, luar biasa. Pesertanya juga jauh-jauh, ada dari Jakarta, Jawa Tengah dan semuanya ada. Ini sangat kami apresiasi,” ujar Haris.
Ia juga menilai gambar memiliki kekuatan dalam menyampaikan pesan kepada masyarakat. Bahkan, pesan yang dituangkan melalui karya visual dinilai bisa lebih kuat dibandingkan penyampaian melalui kata-kata.
“Yang sangat luar biasa dan sangat saya apresiasi adalah kekuatan gambar itu mungkin akan lebih keras dan lebih dalam dari satu kata yang disampaikan,” katanya.
Haris berharap pesan yang disampaikan melalui mural tidak berhenti sebagai karya seni semata. Menurutnya, mural dapat menjadi media untuk mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya budaya antikorupsi.
Kehadiran peserta dari berbagai daerah, seperti Jakarta dan Jawa Tengah, juga menunjukkan kompetisi tersebut mampu menarik perhatian pegiat mural di luar daerah. “Mural ini menjadi satu pesan yang cukup dalam masyarakat,” pungkasnya.***















