banner 728x90
Ragam

Pemkot Probolinggo Resmi Luncurkan Logo Hari Jadi ke-667 Kota Probolinggo

×

Pemkot Probolinggo Resmi Luncurkan Logo Hari Jadi ke-667 Kota Probolinggo

Sebarkan artikel ini
Logo Hari Jadi ke-667 Kota Probolinggo./ Foto: Diolah bolinggo.co

PROBOLINGGO,- Kota Probolinggo akan memperingati Hari Jadi ke-667. Tahun ini, peringatan tersebut mengusung semangat “Bersolek Menuju Kota yang Berdaulat, Adil dan Makmur.”

Semangat tersebut dituangkan dalam sebuah logo. Di dalamnya terdapat sejumlah ikon yang menggambarkan identitas, potensi, budaya, serta harapan untuk Kota Probolinggo.

Berikut makna setiap ikon dalam logo Hari Jadi ke-667 Kota Probolinggo:

1. Angka 667

Angka 667 menjadi bagian utama dalam logo. Angka tersebut menunjukkan usia Kota Probolinggo yang memasuki 667 tahun.

2. Ombak dan Laut

Ikon ombak dan laut menggambarkan Kota Probolinggo sebagai kota pesisir. Ombak juga menjadi simbol semangat masyarakat yang terus bergerak, terbuka dan berkembang menghadapi masa depan.

3. Gunung Bromo

Gambar Gunung Bromo menjadi simbol kekayaan alam dan potensi pariwisata. Bromo juga menjadi salah satu ikon yang memiliki hubungan kuat dengan kawasan Probolinggo.

4. Matahari

Ikon matahari melambangkan harapan dan optimisme. Matahari menjadi gambaran semangat untuk menyambut masa depan Kota Probolinggo yang lebih baik.

5. Daun dan Tunas

Daun dan tunas melambangkan pertumbuhan dan kelestarian. Ikon ini menggambarkan harapan agar pembangunan Kota Probolinggo terus berkembang dengan tetap menjaga lingkungan.

6. Buah Lokal

Gambar buah lokal menjadi simbol hasil pembangunan dan kemakmuran masyarakat. Ikon ini juga menggambarkan potensi daerah yang dapat terus dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan warga.

7. Bunga

Ikon bunga melambangkan keramahan, kenyamanan dan kreativitas. Makna tersebut menggambarkan harapan agar Kota Probolinggo menjadi kota yang nyaman dan ramah bagi masyarakat.

8. Batik pada Angka 7

Motif batik pada angka 7 menjadi simbol budaya dan tradisi lokal. Penggunaan motif tersebut menunjukkan bahwa pembangunan kota tetap harus berjalan dengan menjaga identitas budaya daerah.

9. Gelombang di Bagian Dasar

Gelombang pada bagian bawah logo menggambarkan kehidupan masyarakat pesisir. Ikon tersebut juga menjadi simbol aktivitas ekonomi dan pembangunan yang terus berjalan di Kota Probolinggo.

Tiga Pesan Utama

Selain sembilan ikon tersebut, logo Hari Jadi ke-667 Kota Probolinggo juga membawa tiga pesan utama.

Pertama, berdaulat. Maknanya, Kota Probolinggo mampu menentukan arah pembangunannya secara mandiri. Kedua, adil. Pembangunan diharapkan dapat memberikan kesempatan dan manfaat bagi seluruh masyarakat.

Ketiga, makmur. Pembangunan diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat. Kata BERSOLEK juga menjadi bagian penting dalam logo Hari Jadi ke-667.

BERSOLEK merupakan singkatan dari Bersih, Elok, Ramah, Sejahtera, Original, Lestari, Edukatif dan Kreatif. Semua unsur tersebut menjadi gambaran Kota Probolinggo yang ingin terus berkembang dan berinovasi.

Namun, kemajuan tersebut tetap diharapkan tidak meninggalkan budaya dan identitas daerah. Pesan itu kemudian dirangkum dalam slogan: “Modern dalam pembangunan, tetapi tetap berakar pada identitas dan budaya.”***