PACITAN,- Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menggelar kegiatan Gelar Peralatan Penanggulangan Bencana. Kegiatan ini melibatkan BPBD kabupaten/kota se-Jawa Timur dan dipusatkan di Pantai Pancer Door, Kabupaten Pacitan, Selasa (21/7/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana. Selain itu, ajang ini juga dimanfaatkan untuk memastikan kesiapan peralatan serta personel di lapangan.
Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Bobby Soemiarsono, menegaskan pentingnya sinergi lintas daerah dalam pengurangan risiko bencana. Ia mengajak seluruh pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kapasitas dalam penanganan bencana.
“Saya mengajak seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Jawa Timur untuk terus memperkuat investasi pada pengurangan risiko bencana, memperkuat kapasitas aparatur, meningkatkan kualitas data dan informasi kebencanaan, membangun sistem logistik yang andal, serta mengembangkan budaya sadar bencana hingga ke tingkat desa dan kelurahan,” ujarnya.
Menurutnya, kesiapan tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan alat. Namun juga pada kemampuan sumber daya manusia dalam mengelola dan memanfaatkan peralatan tersebut secara optimal.
Sementara itu, Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji menyampaikan bahwa peran BPBD sangat strategis. Terutama dalam memastikan kebutuhan penanggulangan bencana dapat terpenuhi dengan baik.
“Kami berharap BPBD menjadi ujung tombak bagaimana pemenuhan kebutuhan itu bisa dilakukan. Hal ini dapat diwujudkan melalui kebersamaan dalam membangun partisipasi dan kemitraan publik yang strategis dengan semangat kesiapsiagaan bencana yang terpadu, tidak hanya memiliki peralatan yang baik, tetapi juga memastikan seluruh personel mampu mengoperasikannya,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antar pihak. Baik pemerintah, masyarakat, maupun stakeholder lainnya dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang efektif dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesiapsiagaan daerah semakin meningkat. Sekaligus memperkuat koordinasi dalam menghadapi potensi bencana di Jawa Timur.***















