PROBOLINGGO,- Kota Probolinggo masuk nominasi East Java Tourism Marketing Award (EJTMA) 2026. Kota ini bersaing di kategori Best Marketing Campaign.
EJTMA merupakan ajang penghargaan tingkat Provinsi Jawa Timur yang digelar setiap tahun oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jawa Timur.
Pada EJTMA 2026, terdapat sejumlah kategori yang dikompetisikan. Di antaranya Best Innovative Marketing, Best Marketing Campaign, dan Best Social Influence.
Khusus kategori Best Marketing Campaign, penilaian mencakup sejumlah aspek. Mulai dari kreativitas kampanye, kekuatan promosi, jangkauan audiens, hingga dampaknya dalam mengenalkan potensi pariwisata daerah.
Pemerintah Kota Probolinggo selama ini terus mengembangkan strategi promosi pariwisata. Berbagai kanal komunikasi digunakan, baik media konvensional maupun platform digital.
Promosi juga diperkuat melalui kolaborasi dengan influencer. Selama ini, influencer lokal turut dilibatkan untuk membantu mengenalkan destinasi wisata dan berbagai kegiatan pariwisata di Kota Probolinggo.
Ke depan, jangkauan promosi tersebut akan diperluas. Pemkot Probolinggo membuka peluang kolaborasi dengan influencer nasional yang memiliki basis audiens lebih besar dan beragam.
Wakil Wali Kota Probolinggo, Ina Dwi Lestari, mengatakan masukan dari dewan juri menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah. Hal itu sekaligus menjadi motivasi untuk terus mengembangkan strategi pemasaran pariwisata.
“Masukan dari dewan juri ini tentu menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi bagi kami untuk terus memperluas jejaring promosi, termasuk membuka peluang kolaborasi dengan influencer yang memiliki jangkauan nasional,” ujar Ina.
Masuknya Kota Probolinggo dalam nominasi Best Marketing Campaign menjadi dorongan untuk menghadirkan inovasi baru. Terutama dalam memperkenalkan potensi wisata dan berbagai agenda daerah.
Perkembangan teknologi dan media sosial dinilai memberikan ruang promosi yang semakin luas. Destinasi dan event di Kota Probolinggo dapat dikenalkan kepada masyarakat di luar daerah melalui berbagai platform digital.
Melalui penguatan strategi pemasaran dan perluasan jejaring promosi, Kota Probolinggo terus berupaya meningkatkan daya jangkau promosi pariwisata. Kolaborasi dengan influencer nasional menjadi salah satu peluang yang tengah didorong ke depan.***















