PROBOLINGGO,- Pemerintah Kabupaten Probolinggo memasang portal pembatas ketinggian kendaraan di Simpang Tiga Sinto, Desa Tamansari, Kecamatan Dringu, Senin (24/8/2026).
Pemasangan portal dilakukan untuk mengatur kendaraan yang melintas sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan. Kebijakan ini juga menjadi upaya menjaga kondisi dan aset jalan di wilayah tersebut.
Kasi Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo, Sigit Wida Hartono, mengatakan portal dibuat dengan ukuran sesuai ketentuan.
“Portal jalan yang terpasang ini memiliki spesifikasi lebar 4,5 meter dan tinggi 3,5 meter sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Sigit.
Menurutnya, portal menggunakan material besi WF. Material tersebut dipilih karena memiliki konstruksi yang kokoh.
Pada bagian atas portal juga dipasang rambu batas ketinggian maksimal kendaraan. Pengendara akan melihat batas maksimal 3,5 meter sebelum melintas.
“Pada bagian atas portal juga dilengkapi rambu petunjuk batas ketinggian maksimal 3,5 meter. Selain itu, terdapat pemberitahuan mengenai keberadaan portal sehingga pengendara dapat mengetahui penghalang sebelum mencapai lokasi,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dishub Kabupaten Probolinggo, Edy Suryanto, mengatakan pemasangan portal merupakan tindak lanjut arahan pimpinan daerah.
“Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan pimpinan daerah untuk mengutamakan keselamatan lalu lintas dan menjaga aset jalan di Kabupaten Probolinggo,” kata Edy.
Ia menjelaskan, kondisi lalu lintas di kawasan tersebut cukup ramai. Karena itu, diperlukan pengaturan kendaraan yang menyesuaikan dengan kondisi jalan.
“Tingginya aktivitas lalu lintas di jalur tersebut perlu diimbangi dengan pengaturan kendaraan yang sesuai dengan kondisi jalan,” ujarnya.
Edy menambahkan, ruas Jalan Tamansari-Banjarsawah memiliki peran penting bagi mobilitas masyarakat. Jalur tersebut menjadi salah satu akses penghubung antarwilayah kecamatan.
“Ruas Jalan Tamansari-Banjarsawah merupakan jalur yang sangat penting sebagai akses penghubung antar kecamatan sehingga arus lalu lintasnya cukup padat,” pungkasnya.***















