PROBOLINGGO,- Kesulitan mendapatkan air bersih dirasakan puluhan warga Dusun Campekan, Desa Paras, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo. Kondisi tersebut terjadi setelah aliran PDAM mengalami kerusakan.
Merespons kondisi itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo menyalurkan bantuan air bersih kepada warga setempat, Senin (24/8/2026).
Sebanyak 5.000 liter air bersih didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan warga yang terdampak. Bantuan tersebut menyasar 34 kepala keluarga (KK) atau sebanyak 136 jiwa yang mengalami kesulitan memperoleh pasokan air bersih.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief, mengatakan penyaluran dilakukan sebagai bentuk respons cepat pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat.
“Distribusi air bersih ini merupakan bentuk respons cepat BPBD Kabupaten Probolinggo dalam membantu masyarakat yang terdampak kerusakan aliran PDAM,” kata Oemar.
Ia menegaskan, BPBD akan terus berupaya hadir ketika masyarakat mengalami kondisi darurat, khususnya yang berkaitan dengan kebutuhan dasar.
“Kami berkomitmen hadir di tengah masyarakat saat terjadi kondisi darurat maupun kesulitan yang berdampak pada kebutuhan dasar warga,” ujarnya.
Menurut Oemar, distribusi air bersih dapat kembali dilakukan apabila kebutuhan warga masih belum terpenuhi.
“Apabila diperlukan, distribusi air bersih akan terus dilakukan sampai pasokan air kembali normal,” jelasnya.
Oemar berharap perbaikan jaringan PDAM segera diselesaikan. Dengan begitu, warga dapat kembali memperoleh pasokan air secara normal.
“Kami berharap perbaikan jaringan PDAM dapat segera diselesaikan sehingga pasokan air bersih kepada masyarakat kembali normal dan warga dapat beraktivitas seperti biasa,” pungkasnya.***















