banner 728x90
Berita

DPRD Probolinggo Simak Pidato Presiden Prabowo, Fokus pada Kesejahteraan Rakyat

×

DPRD Probolinggo Simak Pidato Presiden Prabowo, Fokus pada Kesejahteraan Rakyat

Sebarkan artikel ini
DPRD Kabupaten Probolinggo saat mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto./ Foto: bolinggo.co

PROBOLINGGO,- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Probolinggo menggelar rapat paripurna pada Jumat (14/8/2026) Siang dalam rangka mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Acara ini merupakan bagian dari Sidang Tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan RI.

Rapat digelar secara khidmat di ruang sidang utama DPRD Kabupaten Probolinggo. Hadir dalam kesempatan ini Ketua DPRD Oka Mahendra Jati Kusuma, para Wakil Ketua dan anggota DPRD, unsur Forkopimda serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo.

Acara ini di buka oleh Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan APBN tahun 2027 ini adalah APBN yang berbeda dengan tahun sebelumnya, karena APBN di tahun 2027 yang sebentar lagi di bacakan oleh bapak Presiden sendiri.

“APBN tahun 2027 angkanya lumayan besar dibandingkan tahun sebelumnya karena APBN naik sekitar 4000 triliun,” kata Puan Maharani saat pidato di masa persidangan tahun 2026-2027.

Puan mengatakan bahwa anggaran seperti itu tidak ada harganya kalau masih tidak mampu menjawab kepentingan dan harapan rakyat Indonesia.

“APBN menjadi tolak ukur untuk menjawab persoalan-persoalan rakyat yang mana APBN sebesar itu menjadi kebutuhan rakyat,” tambahnya.

Puan juga menyampaikan ada 28 rancangan undang-undang menjadi undang-undang yang mana ada beberapa komisi yang menambah undang-undang.

Anggota DPRD Probolinggo saat Simak Pidato Presiden Prabowo Subianto di ruangan Paripurna DPRD Kabupaten Probolinggo./ Foto: bolinggo.co

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto mengatakan bahwa Angka APBN bukan angka yang besar akan tetapi hal itu manjadi tolak ukur untuk menentukan kebutuhan dan kesejahteraan bentuk nyata untuk rakyat. 

“APBN merupakan Alat untuk mewujudkan cita-cita kebangsaan, hari ini tugas kita pertama adalah memastikan bahwa negara hadir untuk rakyat,” kata presiden Prabowo dalam sambutannya.

“Makna APBN adalah negara hadir jika Masya rakat membutuhkan apapun sehingga fungsi kemerdekaan betul betul rakyat rasakan,” tambahnya.

Disela-sela selesai acara, Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Oka Mahendra merespon baik dengan apa yang di sampaikan oleh pemerintah pusat. Dalam hal ini adalah program-program yang sudah di tetapkan oleh pemerintah pusat 

“Kita sambut baik program yang di buat oleh pemerintah pusat, yang mana kita sudah mendengar langsung bahwa di tahun 2027 nanti pemerintah sangat menekankan di kesehatan dan pendidikan.” Ujarnya.

Oka menambahkan, kebijakan APBD Kabupaten Probolinggo nantinya akan diselaraskan dengan arah APBN pemerintah pusat. Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi acuan penting dalam menyusun perencanaan pembangunan daerah.

“APBD tentu selaras dengan APBN yang dari pusat, biasanya pada 3 pasca persidangan ini kita sudah dapat informasi berapa jumlahnya di APBN di tahun 2017,” pungkasnya

Ia berharap kebijakan pemerintah pusat tersebut dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kabupaten Probolinggo, khususnya melalui penguatan sektor pendidikan dan kesehatan. ***