banner 728x90
Berita

Tiga Hari Konsolidasi, PKB Probolinggo Perkuat Mesin Partai Sampai Akar Rumput

×

Tiga Hari Konsolidasi, PKB Probolinggo Perkuat Mesin Partai Sampai Akar Rumput

Sebarkan artikel ini
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Probolinggo menggelar sarasehan kebangsaan./ Foto: bolinggo.co

PROBOLINGGO,- Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Probolinggo menggelar sarasehan kebangsaan bertajuk “Cerdas Memilih, Bijak Mengawal, Hijaukan Jawa Timur” selama tiga hari, Jumat hingga Minggu (7–9/8/2026).

Kegiatan ini berlangsung di tiga lokasi berbeda, yakni Yayasan Maslahatul Ummah Kecamatan Gending, Ponpes Badriduja Kecamatan Kraksaan, dan ditutup di SMK NU Kecamatan Bantaran.

Sarasehan tersebut dihadiri Anggota DPR RI Fraksi PKB Anisah Syakur, perwakilan DPW PKB Jawa Timur ACH Faidy Suja’i, Dewan Syura KH Tauhidillah Badri, Ketua DPC PKB Kabupaten Probolinggo Lora Fahmi AHZ, serta jajaran pengurus partai.

Sekretaris DPC PKB Kabupaten Probolinggo, Mahrus Shaleh, mengatakan pembentukan kepengurusan PAC mengacu pada kebijakan DPW PKB Jawa Timur melalui dua mekanisme, yakni Musyawarah Anak Cabang (Musancab) dan musyawarah khusus.

“Musancab diperuntukkan bagi PAC yang SK-nya masih aktif, sedangkan musyawarah khusus untuk wilayah yang masa berlaku SK kepengurusannya telah berakhir,” ujarnya.

Ia menegaskan, seluruh PAC di Kabupaten Probolinggo ditempuh melalui musyawarah khusus karena tidak ada kepengurusan yang SK-nya masih aktif.

“Untuk Kabupaten Probolinggo tidak ada SK yang aktif, sehingga seluruhnya ditempuh melalui musyawarah khusus,” tegasnya.

Menurutnya, musyawarah khusus memiliki kedudukan setara dengan Musancab, namun difokuskan pada penetapan pengurus definitif di tingkat kecamatan.

“Kedudukannya sama dengan Musancab, hanya fokus pada penetapan pengurus definitif di tingkat kecamatan,” jelasnya.

Mahrus menambahkan, pembentukan kepengurusan baru menjadi langkah strategis untuk memperkuat struktur partai hingga ke tingkat bawah.

“Dengan struktur yang solid, PKB siap menghadapi seluruh agenda politik, termasuk Pemilu 2029,” imbuhnya.

Sementara itu, perwakilan DPW PKB Jawa Timur, ACH Faidy Suja’i, menyampaikan salam dari Ketua DPW Abdul Halim Iskandar (Gus Halim) yang berhalangan hadir.

“Saya mewakili DPW PKB Jawa Timur menyampaikan salam takdim dari Gus Halim karena beliau tidak dapat hadir secara langsung,” katanya.

Ia menjelaskan, musyawarah khusus ini merupakan bagian dari upaya regenerasi kepemimpinan di tingkat kecamatan hingga ranting desa atau kelurahan.

“Musyawarah ini dimaksudkan untuk melakukan regenerasi kepemimpinan di tingkat kecamatan. Musyawarah tingkat kecamatan menjadi pijakan paling penting, karena kekuatan PKB berada di tingkat kecamatan dan ranting,” tegasnya.

Ia menambahkan, dari level tersebut kader ditempa dan kerja politik dijalankan secara nyata agar kemenangan PKB bisa dipersembahkan.

“Di sinilah kader masa depan ditempa, di sinilah kerja nyata dijalankan, dan di sinilah kemenangan PKB dipersembahkan,” tandasnya.

Faidy juga menyampaikan arahan Ketua Umum DPP PKB Gus Muhaimin Iskandar atau Gus Imin agar seluruh kader mendorong peningkatan kualitas partai.

“PKB harus naik kelas, dari diskusi menjadi solusi, dari kata-kata menjadi nyata,” pungkasnya.***