PROBOLINGGO,- Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai acara pisah kenal Kapolres Probolinggo yang digelar di Gedung Islamic Center (GIC) Kraksaan, Selasa (28/7/2026) malam.
Acara kegiatan ini menjadi penanda resmi pergantian kepemimpinan Polres Probolinggo dari AKBP M. Wahyudin Latif kepada AKBP Asmida Rizki Siregar.
Bupati Probolinggo, dr. Mohammad Haris, menyampaikan apresiasi atas dedikasi Kapolres sebelumnya. Ia menilai kontribusi AKBP Wahyudin sangat besar dalam menjaga stabilitas daerah.
“Terima kasih atas persaudaraan, khidmad dan dedikasi yang luar biasa dalam menjaga keamanan dan perdamaian di Kabupaten Probolinggo,” ujarnya.
Ia juga optimistis kepemimpinan baru akan membawa suasana yang lebih baik. Haris menaruh harapan besar pada AKBP Asmida untuk melanjutkan capaian yang telah dirintis.
“Kami percaya di bawah kepemimpinan Ibu AKBP Asmida Rizki Siregar, situasi keamanan dan perdamaian di Kabupaten Probolinggo akan semakin SAE,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen untuk terus bersinergi. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci menciptakan daerah yang aman dan sejahtera.
“Mari kita lanjutkan kolaborasi dan kerja sama demi mewujudkan Kabupaten Probolinggo yang aman, nyaman dan sejahtera,” tegasnya.
Sementara itu, AKBP M. Wahyudin Latif menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak. Ia mengaku mendapat banyak dukungan selama bertugas di Probolinggo.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Forkopimda, seluruh jajaran Polres Probolinggo serta masyarakat Kabupaten Probolinggo atas dukungan dan kerja sama yang luar biasa,” katanya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf jika selama bertugas masih terdapat kekurangan. Hal tersebut disampaikannya sebagai bentuk refleksi selama menjabat.
“Saya juga memohon maaf apabila selama menjalankan tugas masih terdapat kekurangan maupun kesalahan,” ucapnya.
Di sisi lain, Kapolres baru AKBP Asmida Rizki Siregar menegaskan komitmennya untuk langsung bekerja. Ia siap memperkuat sinergi dengan berbagai pihak.
“Kami siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan untuk menciptakan rasa aman di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Ia pun meminta doa dan dukungan dari masyarakat. Menurutnya, amanah ini membutuhkan kebersamaan semua elemen.
“Mohon doa dan dukungan agar kami dapat menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.***















