banner 728x90
Daerah

Jelang Idul Adha, Pemkot Probolinggo Hadirkan Sembako Murah dan Produk UMKM Lokal

×

Jelang Idul Adha, Pemkot Probolinggo Hadirkan Sembako Murah dan Produk UMKM Lokal

Sebarkan artikel ini
Pemkot Probolinggo bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Taman Maramis./ Foto: Istimewa

PROBOLINGGO,- Pemkot Probolinggo bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Taman Maramis, Selasa (12/5/2026), menjelang Idul Adha 1447 Hijriah.

Warga tampak memadati lokasi sejak pagi untuk membeli berbagai komoditas yang dijual lebih murah dibanding harga pasaran.

Mulai dari beras SPHP, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, tepung terigu, cabai, bawang putih hingga berbagai produk UMKM lokal tersedia dalam kegiatan tersebut.

Pemerintah juga menyediakan stok beras SPHP dalam jumlah cukup besar, yakni mencapai sekitar 2 ton. Harga yang ditawarkan pun jauh lebih murah sehingga menarik perhatian masyarakat.

Wali Kota Probolinggo, Aminuddin menyebut beras SPHP yang dijual merupakan beras premium berkualitas baik dari Bulog dengan harga yang jauh di bawah pasaran.

“Ini beras premium SPHP kualitas bagus dari Bulog, harganya hanya Rp 55 ribu. Padahal di pasaran bisa sampai Rp 72 ribu. Selisihnya lumayan besar, hampir Rp18 ribu,” katanya.

Selain beras, sejumlah bahan pokok lain juga dijual dengan harga lebih rendah. Minyak goreng dijual mulai Rp 15 ribu hingga Rp 16 ribu per liter, telur ayam Rp 24 ribu per kilogram, tepung terigu Rp 10 ribu per kilogram, serta bawang putih sekitar Rp 26 ribu per kilogram.

Menurut Aminuddin, Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan rumah tangga menjelang Idul Adha.

“Mudah-mudahnya ini bisa membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama menjelang Idul Adha. Warga bisa datang ke lokasi Gerakan Pangan Murah dan berbelanja tanpa perlu menunjukkan KTP,” ujarnya.

Tak hanya menghadirkan bahan pokok murah, kegiatan tersebut juga diramaikan dengan penjualan produk lokal hasil usaha masyarakat.

Sejumlah produk seperti telur puyuh, jamur tiram, ikan asap hingga olahan UMKM turut dipasarkan kepada pengunjung.

Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kota Probolinggo juga mempromosikan pengembangan pisang cavendish dan budidaya telur puyuh sebagai potensi ekonomi baru.***