banner 728x90
Daerah

Momen Nuzulul Quran, PCNU Kota Probolinggo Ajak Warga Perkuat Nilai Al-Qur’an

×

Momen Nuzulul Quran, PCNU Kota Probolinggo Ajak Warga Perkuat Nilai Al-Qur’an

Sebarkan artikel ini
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Probolinggo menggelar peringatan Nuzulul Quran./ Foto: Istimewa

PROBOLINGGO,- Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Probolinggo menggelar peringatan Nuzulul Quran. Kegiatan ini menjadi momen kebersamaan antara keluarga besar NU dan pemerintah daerah.

Acara tersebut juga dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi antara PCNU dan Pemkot Probolinggo. Selain itu, peringatan ini menjadi pengingat turunnya Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat Islam.

Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, menilai peran NU sangat penting dalam menjaga ketertiban di masyarakat. Ia menyebut sebagian besar masyarakat merupakan bagian dari keluarga besar NU.

“NU Kota Probolinggo ini dengan harapan agar kita betul-betul bisa menjaga keamanan, ketertiban, dan hal-hal yang baik. Karena memang umat yang menjadi bagian dari NU ini sekitar 86 persen,” ujarnya.

Aminuddin juga mengingatkan makna sejarah peristiwa Nuzulul Quran. Menurutnya, Al-Qur’an pertama kali diturunkan dari Lauhul Mahfuz ke Baitul Izzah sebelum akhirnya diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW.

Baca Juga:  RS Wonolangan Probolinggo Sediakan Cek Kesehatan Gratis di Acara Semipro

“Al-Qur’an kemudian diturunkan pada malam 17 Ramadan di Gua Hira dan diterima oleh Nabi,” katanya.

Sementara itu, Ketua PCNU Kota Probolinggo, Arba’i Hasan, mengapresiasi seluruh pihak yang hadir dalam kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan itu menjadi amal saleh di sisi Allah SWT.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada penceramah yang hadir memberikan tausiyah. Dalam kesempatan tersebut hadir pula Abdul Matin Djawahir dari Tuban untuk menyampaikan mauidatul hasanah.

“Mudah-mudahan apa yang nanti disampaikan beliau menjadi ilmu yang bermanfaat dan dapat dilaksanakan bersama,” ujar Arba’i.

Pada kesempatan itu, PCNU Kota Probolinggo juga memberikan apresiasi kepada para pengelola zakat. Tali asih diserahkan kepada para Muharrik Lazisnu sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka.***