banner 728x90
Daerah

Jelang Lebaran, Pemkot Probolinggo Bagikan BLT dan Beragam Bantuan Sosial

×

Jelang Lebaran, Pemkot Probolinggo Bagikan BLT dan Beragam Bantuan Sosial

Sebarkan artikel ini
Pemkot Probolinggo menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) di GOR Mastrip./ Foto: Kominfo

PROBOLINGGO,- Pemkot Probolinggo menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) kepada masyarakat, di Gor Mastrip, Kamis (12/3/2026).

Bantuan tersebut diberikan kepada buruh pabrik, buruh tani serta masyarakat lain yang masuk kategori penerima manfaat. Selain BLT DBHCHT, pemerintah juga menyerahkan sejumlah bantuan sosial lainnya.

Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, berharap bantuan yang diberikan dapat membawa keberkahan bagi masyarakat, terutama di bulan Ramadan.

“Mudah-mudahan di hari ke-22 Ramadan ini kita semua diberkahi kesehatan, diampuni dosa-dosa kita dan diberikan keberkahan oleh Allah SWT,” ujarnya di hadapan para penerima bantuan.

Ia juga menjelaskan bahwa penyaluran bantuan sengaja dipercepat menjelang Idulfitri agar dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok.

“Pemberian bantuan ini disegerakan sebelum Idulfitri agar bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pokok Bapak dan Ibu sekalian. Gunakan bantuan ini untuk membeli bahan pangan,” tambahnya.

Baca Juga:  Polres Probolinggo Gelar Sertijab, Sejumlah Pejabat Strategis Berganti

Pada tahun 2026, total penerima BLT DBHCHT di Kota Probolinggo mencapai 2.729 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 95 buruh pabrik, 66 buruh tani serta 2.545 masyarakat lainnya yang berasal dari kelompok desil 1 hingga 3.

Jika dilihat dari wilayah kecamatan, penerima bantuan berasal dari Kecamatan Wonoasih sebanyak 434 orang, Kademangan 550 orang, Mayangan 598 orang, Kedopok 483 orang dan Kanigaran sebanyak 664 orang.

Pemerintah juga menyalurkan berbagai bantuan sosial lainnya. Bantuan tersebut meliputi 136 paket sembako untuk fakir miskin, 18 paket bantuan alat usaha.

juga 23 paket bantuan bagi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), 4 paket alat bantu untuk penyandang disabilitas serta 8 paket bantuan bagi anak yatim terlantar.***