PROBOLINGGO,- Puskesmas Dringu terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Hal ini dilakukan melalui program SAE Berobat yang menekankan layanan cepat, nyaman, dan terjangkau.
Program tersebut menyasar masyarakat kurang mampu serta ibu hamil di Kabupaten Probolinggo. Tujuannya agar seluruh warga tetap mendapatkan hak layanan kesehatan yang layak.
Salah satu fokus utama SAE Berobat adalah pendampingan pendaftaran BPJS Penerima Bantuan Iuran Daerah (PBID). Program ini dibiayai oleh pemerintah untuk warga yang belum memiliki jaminan kesehatan.
Pendampingan dilakukan secara langsung di Puskesmas Dringu. Dengan cara ini, masyarakat tetap bisa memperoleh layanan medis tanpa harus terbebani biaya.
Kepala Puskesmas Dringu, drg. Reni Meutia, menegaskan bahwa pelayanan terbuka bagi seluruh warga yang membutuhkan. Terutama bagi pasien sakit dan ibu hamil yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS.
“Warga yang sedang sakit atau ibu hamil yang belum memiliki BPJS bisa langsung datang ke Puskesmas Dringu. Kami siap mendampingi proses pengajuan BPJS PBID agar mereka dapat berobat secara gratis,” ujarnya, Minggu (4/1/2026).
Melalui peningkatan layanan dan fasilitas yang terus dilakukan, Puskesmas Dringu diharapkan semakin optimal melayani masyarakat. Peran puskesmas sebagai ujung tombak layanan kesehatan tingkat pertama pun semakin diperkuat.
Dengan langkah tersebut, Puskesmas Dringu berkontribusi dalam mewujudkan masyarakat Kecamatan Dringu yang sehat dan sejahtera.***














