banner 728x90
Viral

Viral! Dua Pemuda Mandi Pakai Sabun di Mata Air Qolbu Gunung Argopuro Tuai Kecaman

×

Viral! Dua Pemuda Mandi Pakai Sabun di Mata Air Qolbu Gunung Argopuro Tuai Kecaman

Sebarkan artikel ini
Dua pemuda mandi menggunakan sabun di Mata Air Sungai Qolbu, Gunung Argopuro./ Foto: Tangkap Layar

PROBOLINGGO,- Aksi dua pemuda yang mandi menggunakan sabun di Mata Air Sungai Qolbu, kawasan Sabana Cikasur, Gunung Argopuro, Jawa Timur, menjadi sorotan setelah videonya viral di media sosial.

Peristiwa tersebut menuai kecaman dari warganet dan komunitas pendaki. Aksi itu dinilai tidak hanya mengabaikan aturan, tetapi juga berpotensi mencemari sumber air yang penting bagi pendaki dan satwa liar.

Video tersebut pertama kali dibagikan akun Instagram @maharga_lih pada 15 Agustus 2026. Dalam unggahannya, pemilik akun menceritakan kejadian saat rombongannya tiba di kawasan Cikasur.

Mereka mendapati dua pemuda sedang menceburkan diri ke aliran Mata Air Qolbu. Keduanya bahkan terlihat menggunakan sabun saat mandi.

“Dua pemuda dengan asyiknya loncat ke aliran dekat mata air Qolbu. Dan yang lebih parah lagi, mereka pakai sabun,” tulis pengunggah, dikutip Jumat (21/8/2026).

Melihat kejadian itu, pengunggah kemudian menghampiri dan menegur keduanya. Terlebih, larangan mandi di sekitar mata air sudah terpampang melalui papan peringatan.

“Sudah kami ingatkan. Ada tanda larangan, tidak boleh mandi. Apalagi ini mandi pakai sabun,” tulisnya.

Sungai Qolbu di kawasan Cikasur menjadi salah satu sumber air penting bagi pendaki yang melintasi jalur Gunung Argopuro. Selain dimanfaatkan pendaki, kawasan tersebut juga menjadi habitat berbagai satwa liar.

Penggunaan sabun secara langsung di sumber air dinilai dapat mengganggu kualitas air. Kandungan kimia dari sabun juga berpotensi memengaruhi ekosistem di sekitar mata air.

Aksi tersebut pun dianggap bertentangan dengan prinsip Leave No Trace yang menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian alam selama melakukan aktivitas di kawasan pegunungan.

Hingga berita ini ditulis, identitas dua pemuda dalam video tersebut belum diketahui. Belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola maupun Perhutani terkait kemungkinan sanksi atau langkah yang akan diambil atas kejadian tersebut.***