PROBOLINGGO,- Aksi pelemparan bom molotov oleh orang tak dikenal menggegerkan warga Perum Graha Kapuas, Kelurahan Curah Grinting, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 00.35 WIB.
Berdasarkan rekaman CCTV, dua pelaku datang berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Beat warna merah putih. Keduanya mengenakan helm full face sehingga identitasnya sulit dikenali.
Setibanya di depan rumah korban, salah satu pelaku melemparkan botol berisi cairan mudah terbakar ke arah teras. Lemparan tersebut langsung memicu kobaran api yang cukup besar disertai asap hitam tebal.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu langsung berhamburan keluar rumah. Mereka panik melihat api membesar di bagian depan rumah korban.
Salah satu warga setempat, Tiko, mengatakan api sudah dalam kondisi cukup besar saat pertama kali terlihat.
“Api sudah menyala besar, asapnya juga tebal. Warga langsung keluar dan berusaha memadamkan dengan alat seadanya,” ujarnya.
Warga kemudian bergotong royong memadamkan api menggunakan air dan peralatan sederhana. Berkat respons cepat tersebut, api berhasil dikendalikan sebelum merembet ke dalam bangunan rumah.
Kapolres Probolinggo Kota melalui keterangan tertulis menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti.
“Kami sudah melakukan olah TKP dan mengumpulkan barang bukti berupa pecahan botol serta sisa bahan bakar. Saat ini kasus masih dalam proses penyelidikan,” jelasnya.
Ia menambahkan, rekaman CCTV menjadi salah satu petunjuk penting untuk mengidentifikasi pelaku.
“Tim sedang mendalami rekaman CCTV dan mengejar pelaku. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan,” tegasnya.
Hingga kini, polisi masih memburu pelaku dan mendalami motif aksi tersebut. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga untuk meningkatkan keamanan lingkungan, termasuk memaksimalkan CCTV dan ronda malam.***













