PROBOLINGGO,- Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 di Kota Probolinggo meriah, Ratusan ibu-ibu PKK dari tingkat kecamatan dan kelurahan memadati halaman Mako Satpol PP dan Damkar, Rabu (13/5/2026).
Kegiatan yang digelar Tim Penggerak PKK Kota Probolinggo dipenuhi suasana semangat dan kebersamaan. Di sepanjang area kegiatan, berdiri berbagai stan UMKM kecamatan yang menampilkan produk unggulan masyarakat.
Rangkaian acara diawali dengan senam bersama yang diikuti seluruh peserta dengan antusias. Setelah itu, berbagai perlombaan mulai digelar untuk memeriahkan peringatan HKG PKK tahun ini.
Beberapa lomba yang digelar di antaranya lomba memasak, lomba kreasi sambal, lomba yel-yel atau jingle, hingga lomba kreasi daur ulang. Masing-masing peserta tampil kreatif dan kompak.

Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin mengatakan, PKK memiliki peran besar dalam mendukung pembangunan daerah hingga tingkat kelurahan.
“Inilah tujuan akhir dari Tim Penggerak PKK yaitu menguatkan sendi-sendi sampai dengan kelurahan. PKK memberikan sumbangsih yang sangat positif dan luar biasa untuk Kota Probolinggo,” ujarnya.
Menurut Aminuddin, kegiatan seperti ini tidak hanya mempererat kebersamaan, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan UMKM lokal.
“Setiap kegiatan akan mempunyai multiple effects untuk meningkatkan UMKM, meningkatkan perekonomian yang akhirnya menjadi bagian dari BERSOLEK, dimana ‘S’-nya adalah meningkatkan kesejahteraan,” katanya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Probolinggo, dr. Evariani menyampaikan bahwa HKG PKK menjadi momentum untuk meningkatkan peran kader dalam pembangunan kota.
“Ini salah satu wujud kita untuk mengangkat bagaimana kelurahan bergerak dan pembangunan terus tumbuh,” tuturnya.
Ia menjelaskan, PKK kini menjadi bagian penting dari kekuatan masyarakat di tingkat bawah. Karena itu, seluruh kader didorong untuk lebih percaya diri dan aktif berkontribusi dalam berbagai program pembangunan daerah.
“Peran PKK ini bukan lagi mitra strategis tetapi sebagai akar rumput, maka kita mulai dari saat ini semua PKK lebih percaya diri, lebih berani, dan muncul ke panggung perkembangan kota sehingga strategi dari Probolinggo BERSOLEK ini bisa memanfaatkan PKK,” jelasnya.
Menurut Evariani, kekompakan menjadi modal utama dalam mewujudkan pembangunan yang lebih baik. Ia pun mengajak seluruh kader PKK untuk terus menjaga persatuan dan semangat kebersamaan.
“Sesuai dengan pepatah, semakin kuat semakin hebat, jadi kalau kita tidak bersatu akan sulit untuk mewujudkan Kota Probolinggo BERSOLEK,” pungkasnya.***













