banner 728x90
Berita

Api Masih Merembet, Kebakaran di Kawasan Bromo Sudah Capai 7,9 Hektare

×

Api Masih Merembet, Kebakaran di Kawasan Bromo Sudah Capai 7,9 Hektare

Sebarkan artikel ini
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo tambah meluas./ Foto: bolinggo.co

PROBOLINGGO,- Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo tambah meluas. Api kini masuk wilayah Kabupaten Probolinggo dan masih belum sepenuhnya terkendali.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief, saat dikonfirmasi melalui telepon mengatakan pemadaman difokuskan di Blok Bantengan hingga Pusung Jantur. Api telah masuk Desa Sariwani, Kecamatan Sukapura.

“Personel BPBD Kabupaten Probolinggo melakukan pemadaman di wilayah Gunung Bromo, antara Blok Bantengan sampai Pusung Jantur. Api masuk wilayah administratif Desa Sariwani, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo,” ujarnya, seperti dilansir dari ANTARA Rabu (5/8/2026).

Tim gabungan langsung dikerahkan ke lokasi. Mereka terdiri dari BPBD Kabupaten Probolinggo, BPBD Jawa Timur, Perhutani, TNI/Polri, Balai Besar TNBTS, Agen Penanggulangan Bencana Jatim, dan relawan.

Api dilaporkan masih aktif dan bergerak ke arah timur. Luasan area yang terbakar diperkirakan mencapai 7,9 hektare dan berpotensi bertambah.

“Api masih menyala dan merembet ke arah timur. Luasan yang terbakar diperkirakan mencapai 7,9 hektare, namun kemungkinan bisa bertambah karena titik api belum padam 100 persen,” jelasnya.

Upaya pengendalian terus dilakukan oleh tim di lapangan. Petugas membuat sekat bakar serta menyiapkan peralatan untuk mencegah api semakin meluas.

“Tim gabungan terus melakukan pemantauan, membuat sekat agar api tidak merembet, dan menyiapkan peralatan untuk melakukan upaya-upaya pencegahan kebakaran di kawasan TNBTS agar tidak makin meluas,” tambahnya.

Sementara itu, sejumlah akses wisata ditutup sementara. Kebijakan ini diambil untuk mendukung proses pemadaman sekaligus menjaga keselamatan wisatawan.

Penutupan diberlakukan sejak Senin (3/8/2026) pukul 22.00 WIB hingga waktu yang belum ditentukan. Meski demikian, wisatawan masih dapat mengakses kawasan Gunung Bromo melalui pintu masuk Cemoro Lawang di Kabupaten Probolinggo dan Wonokitri di Kabupaten Pasuruan.***