banner 728x90
DaerahNews

Alhamdulillah! Jemaah Haji Probolinggo Korban Kecelakaan di Madinah Sudah Membaik

×

Alhamdulillah! Jemaah Haji Probolinggo Korban Kecelakaan di Madinah Sudah Membaik

Sebarkan artikel ini
Kecelakaan jemaah haji asal Kabupaten Probolinggo di kawasan Jabal Magnet, Kota Madinah, Arab Saudi./ Foto: Tangkap Layar

SURABAYA,- Kabar baik datang dari rombongan jemaah haji asal Probolinggo yang sempat mengalami kecelakaan di Madinah, Arab Saudi. Seluruh jemaah dipastikan dalam kondisi pulih dan selamat.

Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya, As’adul Anam, menyampaikan bahwa para korban yang sebelumnya mengalami luka ringan kini sudah kembali membaik.

“Kalau terkait dengan korban itu semua sudah pulih, sudah kembali,” ujarnya di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Sabtu (2/5/2026).

Meski demikian, dua jemaah yang sempat menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi masih harus menunggu proses administrasi. Hal ini berkaitan dengan perbedaan sistem layanan kesehatan antara Arab Saudi dan Indonesia.

“Jadi dua orang itu harus melalui administrasi sehingga mereka harus menunggu setelah proses administrasi ini selesai,” jelasnya.

Peristiwa kecelakaan tersebut terjadi saat rombongan jemaah tengah menjalankan kegiatan ziarah di kawasan Jabal Magnet, Madinah, pada Selasa (29/4/2026). Saat itu, bus yang mereka tumpangi mengalami tabrakan setelah ada kendaraan lain yang tiba-tiba muncul dari sisi jalan.

Akibat kejadian tersebut, bagian depan bus mengalami kerusakan cukup parah dan kaca pecah. Namun, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Dua jemaah yang mengalami luka ringan sempat dibawa ke rumah sakit setempat untuk mendapatkan penanganan medis. Kondisi keduanya kini dilaporkan sudah membaik, meski masih menunggu penyelesaian administrasi.

Atas kejadian ini, pihak PPIH mengingatkan seluruh jemaah dan penyelenggara kegiatan untuk lebih waspada, terutama saat mengikuti agenda di luar rangkaian ibadah utama.

“Kami mengimbau agar seluruh pihak lebih berhati-hati, khususnya dalam kegiatan di luar rangkaian ibadah utama, serta selalu memperhatikan aspek keselamatan dan mengikuti arahan petugas,” tegas As’adul Anam.***