banner 728x90
Daerah

Probolinggo Akan Sapu Bersih Pengemis dan Gelandangan, Demi Kota Lebih Tertata

×

Probolinggo Akan Sapu Bersih Pengemis dan Gelandangan, Demi Kota Lebih Tertata

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi ODGJ terlantar di jalan./ Foto: Istimewa

PROBOLINGGO,- Pemerintah Kota Probolinggo menyiapkan langkah tegas dalam menangani pengemis, anak terlantar hingga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang ditemukan di jalanan.

Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, menegaskan bahwa penanganan akan dilakukan secara terstruktur melalui prosedur tetap (protap) yang sedang disiapkan.

“Syarat suatu kota harus bebas dari peminta-minta, pengemis, orang terlantar tidak punya rumah. Kita usahakan Kota Probolinggo bebas dari pengemis, anak gelandangan dan lainnya. Kita siapkan protapnya,” ujarnya.

Ke depan, setiap temuan di lapangan akan langsung ditindak. Mereka akan diangkut dan dibawa ke shelter milik Dinas Sosial untuk dilakukan penanganan lanjutan.

“Nanti kita skrining, apakah ada masalah kesehatan, kecanduan narkoba atau lainnya. Kita juga akan kerja sama dengan BNN agar mereka bisa melalui proses pengobatan,” tambahnya.

Dalam pelaksanaannya, Pemkot juga menggandeng Yayasan Amanah Abdul Aziz atau dikenal dengan Pondok Pering sebagai mitra penanganan.

Pondok Pering sendiri dikenal sebagai tempat rehabilitasi bagi penderita gangguan mental hingga pecandu narkoba. Lokasinya berada di ujung gang, diawali dengan bangunan musala di bagian depan.

Di dalamnya tersedia ruang perawatan serta tempat tinggal bagi pasien selama proses pemulihan. Setelah kondisi membaik, pasien juga dipindahkan ke area khusus.

Meski demikian, sejumlah fasilitas di lokasi tersebut masih perlu pembenahan agar lebih layak dan bersih untuk menunjang proses perawatan.***