PROBOLINGGO,- Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris menghadiri sekaligus melepas sesaji hasil bumi dalam Festival Nelayan Petik Laut di Pantai Darmo, Desa Banjarsari, Kecamatan Sumberasih, Sabtu (11/7/2026).
Tradisi petik laut yang digelar setiap tahun ini menjadi bentuk rasa syukur para nelayan atas hasil tangkapan yang diperoleh, sekaligus doa bersama agar senantiasa diberikan keselamatan, kelancaran, dan keberkahan saat melaut.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Haris menyampaikan bahwa petik laut bukan sekadar tradisi, tetapi juga memiliki nilai budaya dan spiritual yang kuat bagi masyarakat pesisir.
“Petik laut adalah tradisi budaya sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat kesehatan, keselamatan dan keberkahan yang selama ini diberikan,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, Desa Banjarsari memiliki sekitar 220 nelayan yang menggantungkan hidup dari hasil laut, sehingga kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan dan doa bersama.
Menurutnya, petik laut juga merupakan ikhtiar seluruh masyarakat agar para nelayan selalu dijauhkan dari musibah, diberikan perlindungan saat bekerja, serta mendapatkan rezeki yang melimpah dari laut.
Selain itu, Bupati Haris juga berpesan kepada seluruh masyarakat agar terus menjaga kelestarian lingkungan pesisir dan laut sebagai sumber kehidupan.
“Saya berpesan kepada seluruh masyarakat agar menjaga kelestarian lingkungan pesisir dan laut. Alam harus kita jaga bersama karena bukan warisan, melainkan titipan untuk anak cucu kita,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tradisi petik laut tetap lestari serta mampu memperkuat nilai kebersamaan, kearifan lokal, dan kepedulian terhadap lingkungan di tengah masyarakat pesisir.***













