banner 728x90
Daerah

Palang! 14 Hari Krisis Air Bersih, Warga Probolinggo Sindir PDAM

×

Palang! 14 Hari Krisis Air Bersih, Warga Probolinggo Sindir PDAM

Sebarkan artikel ini
Warga Dusun Nampu RT 1 RW 1, Desa Pedagangan, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, mengeluhkan aliran air bersih./ Foto: Istimewa

PROBOLINGGO,- Warga Dusun Nampu RT 1 RW 1, Desa Pedagangan, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, mengeluhkan aliran air PDAM yang tidak mengalir selama 14 hari terakhir.

Selama ini kebutuhan air bersih warga bergantung pada jaringan PDAM. Akibat gangguan tersebut, warga terpaksa mencari sumber air alternatif untuk kebutuhan sehari-hari.

Salah seorang warga, Mannan, mengatakan keluhan telah disampaikan kepada pihak terkait. Namun hingga kini aliran air masih belum kembali normal.

“Sudah pengaduan, mungkin masih proses. Sudah 14 hari tidak mengalir. Kadang warga sekitar sampai patungan uang. Yang terdampak sekitar Kantor Desa Tegalwatu,” ujarnya, Jumat (19/6/2026).

Menurut Mannan, hingga saat ini belum ada bantuan air bersih dari pemerintah maupun pihak terkait untuk warga terdampak.

Kekecewaan warga juga terlihat dari video yang beredar. Dalam video tersebut, sejumlah warga terlihat mengambil air dari salah satu rumah yang memiliki sumber air untuk dibagikan kepada warga lain.

Seorang warga dalam video itu mengungkapkan kekesalannya terhadap layanan PDAM. “Totop PDAM jiah lah, mek gun pesse meloloh, perak bejeran tok se-etagi” ucapnya dalam bahasa Madura yang artinya “Tutup saja PDAM itu, cuma nagih bayaran terus,”.

Keluhan serupa juga disampaikan warga lain. Menurutnya, pembayaran rekening air tetap dilakukan setiap bulan, namun pasokan air justru tidak tersedia.

“Ke PDAM paggun nyettor ben bulen, kan percuma” ucap seorang warga dengan bahasa Madura yang artinya “Ke PDAM sering setor tiap bulan, kan percuma,” katanya.

Hingga berita ini diterbitkan, tim redaksi bolinggo.co telah berupaya menghubungi pihak PDAM Kabupaten Probolinggo untuk meminta klarifikasi terkait penyebab terhentinya pasokan air bersih.

Konfirmasi dilakukan pada Jumat (19/6/2026) sekitar pukul 16.06 WIB. Namun hingga pukul 16.37 WIB, belum ada tanggapan maupun keterangan resmi yang diberikan oleh pihak PDAM.

Warga berharap pasokan air bersih segera kembali normal. Mereka juga meminta adanya penjelasan resmi terkait penyebab gangguan yang telah berlangsung selama dua pekan tersebut.***