PROBOLINGGO,- Dua pelajar berinisial A dan Y, warga Kecamatan Tiris, dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam di Ranu Betok, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, Jumat (5/6/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.
Peristiwa tragis itu terjadi saat kedua korban bermain air di danau. Keduanya masih berusia sekitar 10 tahun dan datang bersama seorang rekan. Saat kejadian, hanya A dan Y yang turun ke air, sementara rekannya tetap di tepi danau.
Menurut informasi yang berhasil dihimpun, kedua korban sempat berenang. Namun tak lama kemudian, mereka tidak terlihat kembali ke permukaan.
Rekan korban yang menyadari hal itu langsung meminta bantuan warga. Sejumlah warga kemudian melakukan pencarian di lokasi kejadian.
Setelah dilakukan pencarian, kedua korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri. Mereka segera dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat.
Kepala Puskesmas Tiris, Agus Nurawan, membenarkan kondisi korban saat tiba di tempat pelayanan medis. “Kedua korban datang dalam kondisi tidak sadar dan setelah dilakukan pemeriksaan, dinyatakan meninggal dunia,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Tiris IPTU Syamsul Arifin mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. “Kami masih di TKP untuk melakukan penanganan dan meminta keterangan dari saksi-saksi,” katanya.
Pihak kepolisian belum dapat memastikan penyebab pasti kejadian tersebut. Dugaan sementara, korban tenggelam saat berenang di area yang memiliki kedalaman cukup tinggi.
Masyarakat diimbau untuk lebih waspada saat beraktivitas di perairan terbuka. Penggunaan alat keselamatan dan pengawasan menjadi hal penting untuk mencegah kejadian serupa.***














