banner 728x90
Daerah

Jelang Wukuf di Arafah, Jemaah Haji Kota Probolinggo Dipastikan Dalam Kondisi Baik

×

Jelang Wukuf di Arafah, Jemaah Haji Kota Probolinggo Dipastikan Dalam Kondisi Baik

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi wukuf di arafah./ Foto: Istimewa

PROBOLINGGO,- Wali Kota Probolinggo, memantau kondisi jemaah haji Kota Probolinggo yang saat ini berada di Tanah Suci. Pemantauan tersebut melalui komunikasi bersama petugas haji guna memastikan seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.

Dalam dialog tersebut, wali kota Aminuddin menerima laporan perkembangan terbaru para jemaah. Sebagian besar jemaah diketahui sudah menyelesaikan rangkaian ibadah awal seperti miqat, tawaf, dan sai di Makkah.

“Walaupun ada satu jemaah yang sedang dirawat dan belum sempat ke Makkah, sementara 311 jemaah lainnya bersama petugas sudah berada di Makkah dan menjalankan rangkaian ibadah mulai dari miqat, tawaf, hingga sai,” ujar Aminuddin.

Ia menyampaikan, kenyamanan dan kesehatan jemaah menjadi perhatian utama pemerintah daerah. Karena itu, komunikasi dengan petugas haji dilakukan secara berkala namun tetap memperhatikan kekhusyukan ibadah para jemaah.

“Kita ingin memastikan para jemaah tetap nyaman dan khusyuk menjalankan ibadah. Jangan sampai komunikasi ini justru mengganggu kekhusyukan mereka, terutama saat puncak ibadah di Padang Arafah nanti,” katanya.

Selain memantau kondisi jemaah, Aminuddin juga menitipkan harapan dan doa untuk Kota Probolinggo. Ia berharap para jemaah turut mendoakan masyarakat dan daerah agar selalu diberikan ketenteraman.

“Kami juga memohon doa dari para jemaah calon haji di Makkah untuk kesehatan masyarakat Kota Probolinggo, suasana yang tenteram, keamanan, dan agar kota ini semakin kondusif serta penuh keberkahan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kota Probolinggo, Didik Heriadi mengatakan kondisi mayoritas jemaah asal Kota Probolinggo dalam keadaan sehat. Pemantauan dilakukan secara intensif melalui koordinasi dengan petugas di Arab Saudi.

“Alhamdulillah, berdasarkan koordinasi intensif dan pemantauan digital yang kami lakukan, seluruh jemaah calon haji Kota Probolinggo dalam kondisi sehat walafiat. Hanya satu jemaah atas nama Bapak Basori yang sampai hari ini masih menjalani perawatan di Madinah,” ungkap Didik.

Menurutnya, jemaah yang sedang sakit tetap akan mendapatkan layanan pendampingan ibadah. Salah satunya melalui fasilitas safari wukuf yang telah disiapkan bagi jemaah dengan kondisi kesehatan tertentu.

“Secara syariat, jemaah yang sakit tetap akan difasilitasi safari wukuf. Mudah-mudahan sebelum pelaksanaan Armuzna beliau sudah sehat dan bisa bergabung kembali bersama istrinya,” jelasnya.

Didik menambahkan, jemaah calon haji Kloter SUB 05 termasuk asal Kota Probolinggo akan mengikuti program murur dan tanazul. Program tersebut diterapkan untuk membantu menjaga stamina jemaah saat menjalani puncak ibadah haji.

“Program ini memudahkan jemaah agar tidak terlalu lama berada di Mina. Setelah lempar jumrah Aqabah, seluruh jemaah langsung kembali ke hotel sehingga kondisi kesehatan mereka lebih terjaga,” pungkasnya.***