banner 728x90
Daerah

Innalillahi! Jamaah Haji Asal Probolinggo Meninggal Dunia di Makkah

×

Innalillahi! Jamaah Haji Asal Probolinggo Meninggal Dunia di Makkah

Sebarkan artikel ini
Seorang jamaah haji bernama Asraf Bin Sudami (65), warga Desa Kramat Agung, Kecamatan Bantaran meninggal dunia di Makkah./ Foto: bolinggo.co

PROBOLINGGO,- Seorang jamaah haji bernama Asraf Bin Sudami (65), warga Desa Kramat Agung, Kecamatan Bantaran, yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 1 dilaporkan meninggal dunia di Tanah Suci, Kamis (14/5/2026).

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Probolinggo, H. Ervin Syarif Arifin membenarkan informasi tersebut. Almarhum diketahui sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit King Abdul Aziz, Arab Saudi.

Menurut Ervin, almarhum mulai mendapatkan penanganan medis sejak 11 Mei 2026 setelah mengalami sesak napas disertai demam. Kondisinya kemudian terus menurun hingga mengalami penurunan kesadaran.

“Pada pagi hari kondisi beliau mengalami penurunan kesadaran sehingga dokter merekomendasikan untuk dirujuk dan menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi,” ujarnya.

Meski sempat mendapatkan perawatan intensif dari tim medis, almarhum sebelumnya masih sempat melaksanakan umrah wajib satu kali sekitar tujuh hari sebelum wafat.

Pihak petugas haji, lanjut Ervin, juga telah menyelesaikan seluruh proses administrasi yang diperlukan di Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI). Istri almarhum yang turut berangkat haji juga telah melihat jenazah dan mengikuti proses salat jenazah di Masjidil Haram.

“Petugas sudah mengurus seluruh administrasi di KKHI dan istri almarhum juga sudah melihat jenazah serta mengikuti proses salat jenazah di Masjidil Haram,” katanya.

Ervin turut menyampaikan belasungkawa atas wafatnya jamaah haji asal Kecamatan Bantaran tersebut. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan.

“Mudah-mudahan istri dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta keikhlasan. Semoga almarhum husnul khatimah dan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” tambahnya.

Terkait pelaksanaan ibadah haji almarhum, Ervin menjelaskan bahwa hak badal haji nantinya akan dilaksanakan oleh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi. Sementara barang bawaan milik almarhum tetap akan diserahkan kepada istrinya.

“Untuk hak badal haji akan dilaksanakan oleh PPIH Arab Saudi. Sedangkan koper besar dan kecil insya Allah tetap diberikan kepada istrinya karena berangkat haji bersama,” pungkasnya.***