SURABAYA,- Warga Jawa Timur dapat menjalankan aktivitas dengan lebih nyaman pada pertengahan pekan ini. Pasalnya, BMKG memastikan tidak ada potensi cuaca ekstrem yang mengancam wilayah Jatim, Rabu (13/5/2026).
Berdasarkan rilis pemutakhiran peringatan dini cuaca yang diterbitkan Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo pukul 08.13 WIB, seluruh wilayah di Jawa Timur terpantau dalam kondisi aman dari potensi hujan lebat maupun cuaca buruk lainnya.
Dalam data resmi BMKG Juanda, seluruh indikator peringatan dini cuaca ekstrem berada dalam status nihil. Artinya, tidak ada kabupaten maupun kota di Jawa Timur yang masuk kategori waspada, siaga, ataupun awas.
Status nihil tersebut mencakup seluruh tingkat ancaman curah hujan. Mulai dari kategori waspada untuk hujan sedang hingga lebat, siaga untuk hujan lebat hingga sangat lebat, sampai kategori awas akibat hujan ekstrem, seluruhnya dilaporkan kosong.
Selain itu, BMKG juga memastikan tidak terdapat potensi hujan disertai petir maupun ancaman angin kencang di seluruh wilayah Jatim pada hari ini. Kondisi tersebut membuat cuaca di sebagian besar daerah diperkirakan relatif kondusif untuk aktivitas masyarakat.
BMKG menjelaskan, data peringatan dini cuaca yang dirilis merupakan hasil prediksi akumulasi curah hujan harian tertinggi dalam cakupan masing-masing wilayah kabupaten dan kota.
Meski begitu, masyarakat tetap diimbau untuk memantau perkembangan informasi cuaca terbaru. Untuk mengetahui kondisi cuaca yang lebih detail hingga tingkat kecamatan, kelurahan, atau desa, warga dapat mengakses situs maupun media sosial resmi BMKG Juanda.***













