banner 728x90
Islami

Jangan Terlewat! Mandi Sunnah Idul Fitri Lengkap dengan Niat dan Tata Caranya

×

Jangan Terlewat! Mandi Sunnah Idul Fitri Lengkap dengan Niat dan Tata Caranya

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi orang mandi./ Foto: Istimewa

BOLINGGODOTCO,- Menjelang pelaksanaan salat Idul Fitri, umat Islam dianjurkan menunaikan sejumlah amalan sunnah. Salah satunya adalah mandi sunnah pada pagi hari sebelum berangkat ke tempat salat.

Amalan ini memiliki nilai ibadah sebagai bentuk menyambut hari kemenangan dengan kebersihan dan kesiapan diri. Para ulama juga menegaskan bahwa mandi Idulfitri hukumnya sunnah muakkad atau sangat dianjurkan.

Tradisi ini telah dicontohkan sejak masa Nabi Muhammad dan para sahabat. Tujuannya untuk memuliakan hari raya sekaligus menjaga kebersihan lahir.

Waktu pelaksanaan mandi Idulfitri dimulai setelah salat Subuh. Amalan ini dilakukan sebelum berangkat menuju lokasi salat Id.

Berikut bacaan niat mandi sunnah Idulfitri:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِعِيْدِ الْفِطْرِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitul ghusla li ‘iidil fitri sunnatan lillaahi ta‘aalaa.

Arti: Saya niat mandi untuk merayakan Idul Fitri sebagai sunnah karena Allah Ta’ala.

Secara umum, tata cara mandi Idulfitri tidak jauh berbeda dengan mandi wajib. Prosesnya dimulai dengan membaca niat sebelum mengguyur tubuh.

Selanjutnya, dianjurkan mencuci kedua tangan hingga bersih. Kemudian membersihkan bagian tubuh yang dianggap kotor.

Baca Juga:  Beberapa Manfaat Infus Water Lemo Untuk Kesehatan Anda

Setelah itu, berwudu seperti hendak melaksanakan salat. Langkah ini menjadi bagian dari penyempurna ibadah.

Air kemudian disiramkan ke kepala sebanyak tiga kali. Pastikan air merata hingga ke kulit kepala.

Berikutnya, siram seluruh tubuh dimulai dari sisi kanan lalu kiri. Air harus mengenai seluruh bagian tubuh tanpa terkecuali.

Menggosok tubuh juga dianjurkan agar air benar-benar merata. Hal ini memastikan kesempurnaan mandi sunnah.

Usai mandi, umat Islam dianjurkan mengenakan pakaian terbaik. Penggunaan wewangian juga menjadi bagian dari sunnah.

Selain itu, dianjurkan makan terlebih dahulu sebelum berangkat salat Id. Hal ini menjadi pembeda dengan pelaksanaan salat Idul Adha.

Umat Islam juga dianjurkan memperbanyak takbir sejak malam hingga pagi hari raya. Lafaz takbir yang dibaca adalah:

اللّٰهُ أَكْبَرُ اللّٰهُ أَكْبَرُ اللّٰهُ أَكْبَرُ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَاللّٰهُ أَكْبَرُ اللّٰهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ

Amalan-amalan tersebut menjadi bentuk rasa syukur setelah menjalani ibadah Ramadan. Sekaligus sebagai cara menyambut hari raya dengan penuh kebahagiaan dan keberkahan.***