banner 728x90
Nasional

Menlu Tegaskan Peran Aktif Indonesia dalam Misi Perdamaian Palestina

×

Menlu Tegaskan Peran Aktif Indonesia dalam Misi Perdamaian Palestina

Sebarkan artikel ini
Menlu Sugiono menegaskan komitmen Indonesia untuk terlibat lebih aktif dalam mendorong perdamaian Palestina./ Foto: Istimewa

JAKARTA,- Menlu Sugiono menegaskan komitmen Indonesia untuk terlibat lebih aktif dalam mendorong perdamaian Palestina. Peran itu diwujudkan melalui Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) dan Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF).

Pernyataan tersebut disampaikan saat bertemu Varsen Aghabekian Shahin di Jenewa, Swiss, Senin (23/2/2026). Pertemuan berlangsung di sela Sidang ke-61 Dewan HAM PBB.

“Indonesia akan berupaya keras memastikan proses transisi yang sejalan dengan kepentingan rakyat Palestina serta prinsip-prinsip hukum internasional,” kata Sugiono dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa (24/2/2026).

Ia menegaskan Indonesia konsisten menjaga keberlanjutan gencatan senjata. Upaya mendorong Solusi Dua Negara juga terus diperjuangkan.

Terkait rencana pengiriman pasukan, Sugiono menyebut fokus utama kontingen Indonesia adalah perlindungan warga sipil. Dukungan kemanusiaan menjadi mandat penting dalam misi ISF.

Langkah itu sejalan dengan arahan Prabowo Subianto. Presiden sebelumnya menyatakan kesiapan mengirim 8.000 prajurit TNI ke Gaza.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Larang Siswa untuk Menyambut di Pinggir Jalan

Dalam struktur ISF, Indonesia dipercaya sebagai wakil komandan. Posisi itu menempatkan Indonesia pada peran strategis di bidang operasional.

Indonesia juga menyambut pembentukan Kantor Penghubung Otoritas Palestina. Kehadiran kantor tersebut dinilai memperkuat koordinasi dengan Dewan Perdamaian.

Indonesia resmi bergabung dalam Dewan Perdamaian pada 22 Januari 2026. Forum itu dibentuk di sela pertemuan tahunan World Economic Forum di Davos.

Sugiono memastikan dukungan bagi Palestina terus diperjuangkan di berbagai forum global. Salah satunya melalui sesi khusus dalam KTT D-8 di Jakarta, 15 April 2026.

Sebagai ketua periode 2026-2027, Indonesia mengusung tema “Navigating Global Shifts: Strengthening Equality, Solidarity, and Cooperation for Shared Prosperity.” Forum Developing-8 Organization for Economic Cooperation itu beranggotakan sembilan negara berkembang.

Menlu Palestina pun mengapresiasi sikap konsisten Indonesia. Dukungan politik Jakarta dinilai penting bagi perjuangan rakyat Palestina.***