PROBOLINGGO,- Sebanyak 50 pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) sektor makanan dan katering mengikuti pelatihan desain kemasan yang digelar oleh DKUPP Kabupaten Probolinggo. Kegiatan berlangsung di Aula RM Masada, Desa Karanggeger, Pajarakan, Kamis (13/11/2025).
Kegiatan ini bertujuan membantu pelaku IKM meningkatkan kemampuan dalam merancang kemasan produk yang lebih menarik, efektif, dan sesuai standar pasar modern.
Kabid Perindustrian DKUPP, Muhammad Ikbal, menjelaskan bahwa desain kemasan merupakan bagian penting dari strategi pemasaran.
“Kemasan tidak hanya soal estetika. Ini menentukan daya tarik produk dan nilai jualnya. Kami ingin IKM lokal lebih kreatif dan mampu bersaing di pasar yang semakin ketat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala DKUPP, Sugeng Wiyanto, menegaskan bahwa pemerintah daerah terus mendorong pengembangan UMKM karena kontribusinya sangat besar bagi perekonomian masyarakat.
“UMKM punya peran vital dalam meningkatkan perekonomian daerah dan menekan angka kemiskinan. Karena itu, kualitas produk, termasuk kemasannya, harus terus ditingkatkan,” jelasnya.
Sugeng menambahkan bahwa kemasan memiliki fungsi penting, mulai dari membangun citra merek hingga melindungi produk.
“Kami ingin pelaku IKM mampu membuat kemasan yang kreatif, fungsional, dan mengikuti tren. Pelatihan ini juga menjadi kesempatan untuk bertukar pengalaman dan memperluas jaringan,” imbuhnya.
Melalui program ini, DKUPP berharap para pelaku IKM dapat menghasilkan kemasan yang lebih kompetitif sehingga produk lokal Kabupaten Probolinggo mampu menembus pasar yang lebih luas.***















