banner 728x90
Daerah

Wali Kota Aminuddin Ingin Kembalikan Anggur Sebagai Ikon Kota Probolinggo

×

Wali Kota Aminuddin Ingin Kembalikan Anggur Sebagai Ikon Kota Probolinggo

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Probolinggo, Dokter Aminuddin, meninjau langsung lahan pembudidayaan anggur./ Foto: Pemkot Probolinggo

PROBOLINGGO,- Wali Kota Probolinggo, Dokter Aminuddin, meninjau langsung lahan pembudidayaan anggur milik Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Probolinggo.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat potensi pengembangan budidaya anggur sekaligus mendorong pemanfaatan lahan pemerintah agar lebih produktif.

Aminuddin mengatakan, anggur memiliki nilai lebih bagi Kota Probolinggo. Komoditas tersebut dinilai bukan hanya tanaman pertanian, tetapi juga bagian dari identitas daerah.

“Anggur ini bukan sekadar tanaman, tetapi bagian dari identitas Kota Probolinggo. Kita ingin mengembalikan anggur sebagai salah satu ikon kota,” ujar Aminuddin.

Menurutnya, lahan yang dimiliki pemerintah harus dimanfaatkan secara optimal. Selain menjadi lokasi budidaya, lahan tersebut diharapkan dapat berfungsi sebagai pusat pembelajaran dan penelitian.

“Karena itu, lahan-lahan yang kita miliki harus kembali produktif, menjadi pusat pembelajaran, penelitian sekaligus menghasilkan varietas anggur yang unggul dan berkualitas,” katanya.

Aminuddin menegaskan, pemerintah ingin menghidupkan kembali citra Probolinggo sebagai salah satu daerah penghasil anggur.

“Kita ingin membangun kembali identitas Probolinggo sebagai kota penghasil anggur. Kalau dulu masyarakat mengenal Probolinggo dengan anggurnya, sekarang kita harus kembalikan itu dengan inovasi dan budidaya yang lebih baik,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Probolinggo, Ina Dwi Lestari, menyebut potensi pengembangan anggur di Kota Probolinggo cukup besar.

“Kita ingin masyarakat melihat bahwa anggur bisa tumbuh dengan baik di Kota Probolinggo dan potensinya sangat besar untuk dikembangkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengembangan anggur tidak cukup dilakukan dengan sekadar menanam. Diperlukan inovasi, pemilihan varietas, serta perawatan yang tepat agar hasilnya berkualitas.

“Kita ingin anggur kembali menjadi ikon Kota Probolinggo. Tentu tidak cukup hanya dengan menanam, tetapi harus ada inovasi, pengembangan varietas, perawatan yang baik, serta bagaimana hasilnya nanti bisa memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” pungkasnya.***